Kabupaten Bandung,MP-POLRI – Aksi Heroik beberapa Warga dan Tim SAR Gabungan Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, bergerak cepat mengevakuasi korban banjir Sungai Cibanjaran di Kampung Girang Deukeut RW 09, Desa Banjaran Kulon, Rabu Sore, (15/4/2026) .

Insiden ambruknya tembok penahan akibat arus deras mengakibatkan enam warga terseret, satu di antaranya meninggal dunia.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah selatan Kecamatan Banjaran dan menyebabkan Sungai Cibanjaran meluap. Tembok penahan di sekitar sungai ambruk, membuat Ginisa Lintang Sari (18), siswi kelas XII SMAN 1 Banjaran, terperosok dan terbawa arus saat melintas. “Saat itu korban lagi melintas, tiba-tiba temboknya ambruk. Korban terjengkit dan terbawa arus,” ujar Rian, saksi mata.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kecamatan Banjaran, aparatur Desa Banjaran, Desa Ciapus, dan para relawan terdiri dari warga langsung melakukan pencarian. Dari enam orang yang terseret, lima berhasil diselamatkan. Kepala Desa Ciapus, Usep Suhendar, membenarkan, “Ada enam orang yang terbawa arus. Satu orang meninggal dunia dan lima lainnya berhasil selamat berkat kesigapan tim di lapangan.”

Kepala BPBD Kecamatan Banjaran, yang memimpin operasi di lokasi, memastikan pencarian terus dilanjutkan. Jenazah Ginisa ditemukan di aliran sungai Kampung Cipaku, Desa Tarajusari, dan telah dipulangkan ke rumah duka. Sementara satu korban lainnya, Pak Agus, masih dalam pencarian oleh BPBD dan Tim SAR Gabungan.

*Data korban terseret arus:*
1. Indra – Selamat
2. Ja A – Selamat
3. Wildan – Selamat
4. Ersih, ayah korban – Selamat
5. Pak Agus – Dalam pencarian Tim SAR Gabungan
6. Ginisa Lintang Sari – Meninggal dunia

BPBD Kecamatan Banjaran menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat cuaca buruk dan hujan deras yang berpotensi menyebabkan banjir bandang.

Jurnalis : ( Robinson )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini