​KABUPATEN TANGERANG, MP-POLRI – Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono, tampak hadir sekaligus melontarkan pujian setinggi langit pada perhelatan Halal Bihalal yang disatukan dengan perayaan hari jadi (Milad) pertama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kabupaten Tangerang. Momentum ini menjadi ajang penting dalam memperkuat jalinan persaudaraan di wilayah tersebut. Minggu malam, (05/04/2026).

​Giat yang sarat akan nilai tradisi ini dilangsungkan di Kampung Cibebek, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Mengambil tempat di kediaman Ketua DPW II Kabupaten Tangerang, Yaman Kalahideng, prosesi acara dimulai sejak pukul 20.00 WIB dan berjalan dengan lancar hingga tuntas.

​Suasana khusyuk dan nuansa kekeluargaan begitu kental terasa sepanjang malam. Hajatan ini turut diramaikan oleh kehadiran sederet pesohor dan utusan instansi, mulai dari jajaran elit DPP TTKKBI, perwakilan Dispora, hingga Asisten Daerah (Asda) III yang datang mewakili Penjabat Bupati Tangerang. Tak ketinggalan, unsur pimpinan wilayah seperti Camat Kemiri, Danramil, serta Kapolsek Mauk pun turut memberikan dukungan moral.

​Solidaritas antar wilayah juga terpancar dari hadirnya para pengurus cabang dari berbagai titik, seperti Teluknaga, Pasar Kemis, Rajeg, hingga rekan-rekan dari DPW II Depok serta Serang. Kehadiran elemen organisasi kemasyarakatan mulai dari GRIB, Pemuda Pancasila, PPBNI, hingga BPPKB semakin menambah kemeriahan sekaligus mengukuhkan harmoni antar golongan di akar rumput.

​Dalam petuah singkatnya, Nakhoda DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang, Yaman Kalahideng, meluapkan rasa terima kasih atas suksesnya perayaan satu tahun berdirinya organisasi ini. Beliau melambungkan asa agar TTKKBI senantiasa progresif dalam memelihara warisan adiluhur nenek moyang serta memperkokoh kohesivitas antar anggota.

​Senada dengan hal itu, Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono, dalam orasinya memberikan penghargaan yang tulus atas inisiatif ini sebagai langkah konkret proteksi budaya. Beliau menilai peringatan ini sebagai sarana efektif untuk mempererat ukhuwah islamiyah pasca-lebaran, sembari menitipkan harapan agar TTKKBI tetap menjadi pilar dalam menjaga stabilitas dan kearifan lokal di masyarakat.

​Sebagai pemungkas, ritual doa kolektif dipanjatkan untuk keberkahan organisasi, yang kemudian disusul dengan sesi ramah tamah yang hangat. Pertemuan ini berhasil mempertautkan kembali tali silaturahmi dan menciptakan memori indah bagi seluruh tamu undangan yang hadir malam itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini