
Bangka Barat, MP-POLRI – (03/04/2026) Aktivitas di kawasan smelter yang berlokasi di Simpang Tempilang Kelapa, Bangka Barat, menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya pengambilan material dari dalam area tersebut secara berulang.
Berdasarkan hasil investigasi lapangan, aktivitas tersebut diduga telah berlangsung selama 3 hingga 4 bulan terakhir. Sejumlah material bernilai ekonomis seperti besi, komponen mesin, hingga material lainnya dilaporkan keluar secara bertahap dari dalam kawasan smelter, meskipun lokasi telah dipasangi garis Polisi.
“Biasanya mulai sekitar jam 4 sore sampai malam, terlihat ada mobil truk dan pickup keluar masuk bawa barang,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya.
Dari hasil pendalaman yang dilakukan, muncul indikasi bahwa aktivitas tersebut tidak berlangsung secara acak, melainkan diduga memiliki pola tertentu dan terorganisir.
Dalam sejumlah keterangan yang dihimpun, terdapat dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum berinisial “ER” yang menjabat sebagai Kanit Reskrim di wilayah setempat, serta seseorang berinisial “IY” yang dikenal mengaku sebagai insan media, yang diduga turut berperan dalam aktivitas di lapangan.
Informasi yang diperoleh juga menyebut bahwa material yang telah dikeluarkan dari kawasan tersebut diduga mencapai jumlah signifikan dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.
Selain itu, terdapat pula indikasi adanya sistem pembagian hasil dari aktivitas tersebut, meskipun hal ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat aktivitas tersebut diduga tetap berlangsung meskipun lokasi telah dipasangi garis Polisi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi secara tertulis, meskipun telah dilakukan upaya konfirmasi oleh redaksi.
Kasus ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang secara transparan dan profesional.
PEMBERITAHUAN / HAK JAWAB
Redaksi membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebut maupun yang merasa berkepentingan dalam pemberitaan ini.
CATATAN REDAKSI
Pemberitaan ini merupakan bagian dari investigasi berkelanjutan dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan serta hasil konfirmasi dari pihak terkait.
(Tim MPP)



