Murung Raya,MP-POLRI – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengakui secara terbuka bahwa pembangunan di wilayahnya belum dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa. Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabub) Rahmanto Muhidin dalam keterangan resmi yang diterbitkan pada Kamis (26/3).

Menurutnya, pembangunan bukan sekadar menyelesaikan proyek fisik semata, melainkan upaya konkret untuk mewujudkan keadilan yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami memilih untuk jujur bahwa masih banyak aspek pembangunan yang belum merata. Ada jalan-jalan yang belum mulus, desa yang masih menunggu pasokan energi listrik, serta harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terealisasikan di setiap sudut Murung Raya. Kami melihat, mendengar, dan merasakan bersama kondisi tersebut,” ucap Wakil Bupati.

Pemerintah Kabupaten yang dipimpin Bupati Heriyus M Yoseph, kata dia, sejak awal masa jabatan telah menghadapi berbagai tantangan, di antaranya terkait efisiensi dan pemotongan anggaran yang datang dari pemerintah pusat ke daerah. Namun demikian, pihaknya tidak ingin menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk tidak memenuhi tanggung jawab kepada masyarakat.

“Kami sangat menyadari keluhan masyarakat yang datang dari berbagai kanal, mulai dari keluhan terkait jalan yang rusak parah, jalan kayu yang berlubang, hingga ketidakjangkauan pasokan listrik di beberapa desa. Banyak keluhan tersebut kami pantau langsung, termasuk melalui media sosial seperti Facebook dan TikTok yang menjadi sarana masyarakat menyampaikan suara secara jujur. Hal ini menjadi cermin bagi kami bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga mewakili Bupati Murung Raya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat. Menurutnya, dalam satu tahun perjalanan pemerintahan, pihaknya belum mampu menghadirkan pemerataan pembangunan sesuai dengan harapan bersama.

“Meski demikian, kami ingin meyakinkan bahwa Pemerintah Kabupaten tidak diam di tengah keterbatasan yang ada. Kami terus melakukan kajian mendalam, menyusun langkah strategis, dan mengupayakan agar pembangunan tetap berjalan dengan optimal. Kami menetapkan skala prioritas bukan untuk memihak sebagian pihak saja, tetapi untuk memastikan setiap langkah yang diambil memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa membangun daerah seperti Murung Raya merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan ketekunan, kesabaran, serta kerja sama yang erat antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat.

“Janji-janji yang kami sampaikan saat kampanye tidaklah sekadar kata-kata belaka, melainkan komitmen yang akan terus kami perjuangkan hingga akhir masa jabatan,” tandasnya.

Pada akhir keterangan, Wakil Bupati mengucapkan terima kasih atas kesabaran, kritik konstruktif, serta doa yang diberikan oleh seluruh masyarakat Murung Raya.

“Kami akan terus berjalan, memperbaiki diri, dan memastikan bahwa suatu hari nanti, pembangunan dapat dirasakan secara merata dan menjadi berkah bagi seluruh tanah air yang kita cintai ini,” pungkasnya.

(M.Ilmi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini