KABUPATEN TANGERANG, MP-POLRI – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Tjimande Tarikolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan agenda buka puasa bersama dengan mengusung tema sentral “Budaya Luhur Kasih Ramadhan”. Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk merekatkan ikatan emosional serta solidaritas antaranggota dalam naungan organisasi tersebut.
Pertemuan tersebut dilangsungkan dengan penuh kehangatan di Sekretariat DPC II TTKKBI Kabupaten Tangerang, yang berlokasi di Kampung Santri, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri. Acara yang dihelat pada Minggu malam (15 Maret 2026) ini dihadiri oleh segenap pengurus inti serta anggota yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang.
Kehadiran sejumlah tokoh penting turut menambah bobot acara ini. Tampak hadir di lokasi, Ketua TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang, Yaman Kala Hideung, serta Dewan Guru Yayasan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara, Bos Johan Li. Selain itu, hadir pula AKP I Nyoman Nariana, S.H., S.M. dan Nanang Garnisun yang menjabat sebagai Dewan Pembina di organisasi tersebut.
Tak hanya tokoh internal, jajaran eksternal pun turut berpartisipasi, di antaranya Dewan Guru Abril serta Jay yang bertindak selaku Ketua Forum Silaturahmi Ormas (FORSIL). Kehadiran perwakilan lembaga serta rekan-rekan media massa juga memberikan dukungan moril terhadap terselenggaranya kegiatan sosial yang bernuansa religi ini.
Semangat kebersamaan semakin terpancar dengan kehadiran utusan pengurus TTKKBI dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang. Delegasi dari DPC Kecamatan Rajeg, Pakuhaji, Sepatan Timur, Teluknaga, Kronjo, Pasar Kemis, hingga Gunung Kaler tampak berbaur dalam satu barisan untuk menjaga marwah dan kekompakan organisasi.
Suasana khidmat kian terasa saat penampilan Tausiyah Ki Pantun asal Teluknaga mengisi panggung acara. Sentuhan seni dan nasihat bijak yang dibawakan menambah semarak sekaligus memberikan kesejukan spiritual bagi seluruh hadirin yang memadati lokasi sekretariat di malam bulan suci tersebut.
Dalam orasinya, Yaman Kala Hideung selaku pucuk pimpinan wilayah menekankan pentingnya menjaga warisan leluhur. “Melalui pemberian bingkisan Ramadhan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh jajaran. Kami ingin nilai-nilai budaya luhur terus dijaga agar rasa persaudaraan di antara kita tetap kokoh dan tak tergoyahkan,” tegas Yaman.
Sebagai penutup, kegiatan ini diproyeksikan menjadi tradisi tahunan sebagai upaya melestarikan persatuan dan kebudayaan di tubuh TTKKBI. Rangkaian acara diakhiri dengan prosesi doa bersama yang berlangsung khusyuk, sebelum kemudian ditutup dengan sesi makan bersama yang menjadi simbol kemenangan kecil di pengujung hari puasa.
*




