
KABUPATEN TANGERANG, MP-POLRI – Intensitas hujan yang tinggi memicu luapan air di sejumlah titik, salah satunya merendam pemukiman penduduk di Kampung Kendayakan, Desa Legok Sukamaju, Kecamatan Kemiri. Merespons kondisi tersebut, Kapolsek Mauk AKP I Nyoman beserta jajaran personelnya bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan dengan memindahkan warga ke lokasi pengungsian yang jauh lebih representatif dan terjamin keamanannya. Sabtu(24/1/26).
Langkah evakuasi ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan manifestasi nyata dari bentuk pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Petugas di lapangan tampak bahu-membahu menyisir rumah-rumah warga yang terdampak genangan air cukup tinggi, memastikan tidak ada satu pun jiwa yang tertinggal di dalam hunian yang berisiko membahayakan keselamatan mereka.
Tidak hanya fokus pada pemindahan raga, korps berbaju cokelat ini juga sangat memperhatikan aspek logistik para penyintas. Di tengah situasi darurat, pihak Polsek Mauk turut menyalurkan bantuan pangan siap saji guna meringankan beban perut warga yang harus meninggalkan dapur mereka demi mencari perlindungan di titik evakuasi sementara.
Keberhasilan operasi kemanusiaan di lapangan ini tak lepas dari sinergi lintas sektoral yang sangat solid. Kapolsek Mauk secara aktif menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Pemerintah Kecamatan Kemiri, Kepala Desa Legok Sukamaju, serta Babinsa dari Koramil 09/Mauk demi memastikan alur penyelamatan berjalan sistematis dan tanpa hambatan berarti.
Selain unsur TNI dan pemerintah daerah, keterlibatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menjadi pilar krusial dalam menyediakan perlengkapan teknis penyelamatan. Kolaborasi apik antara polisi, tentara, pemerintah ini menciptakan sistem penanganan yang terpadu, sehingga proses pemindahan warga lansia dan anak-anak dapat diprioritaskan dengan sangat baik.
Dalam sela-sela kegiatannya memantau lokasi, Kapolsek Mauk AKP I Nyoman memberikan pernyataan tegas mengenai komitmen kepolisian dalam situasi krisis ini. Beliau menekankan bahwa keselamatan nyawa warga adalah hukum tertinggi yang harus dijunjung di atas segala pertimbangan teknis lainnya saat bencana melanda.
”Kehadiran kami di tengah warga bukan hanya untuk mengamankan harta benda, melainkan untuk memberikan kepastian bahwa negara hadir dalam kondisi tersulit sekalipun.,” tutur AKP I Nyoman dengan nada penuh empati.
Lebih lanjut, beliau juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polsek Mauk agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai. AKP I Nyoman menyarankan agar warga tidak memaksakan diri bertahan di kediaman yang sudah tidak layak huni akibat rendaman air yang terus meningkat.
Aksi sigap Kapolsek Mauk dan tim gabungan ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat yang merasa sangat terbantu oleh kehadiran aparat. Dengan koordinasi yang tetap terjaga antara Polsek, Koramil, dan Pemerintah Kecamatan,Desa dan BPBD, diharapkan pemulihan kondisi di Kampung Kendayakan dapat segera terwujud seiring dengan surutnya debit air di wilayah tersebut.
Ag94



