
Rejang Lebong, MP-POLRI – Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Dasar Tahun 2025 di SD Negeri 170 Rejang Lebong, BENGKULU Desa air pikat, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, menuai sorotan. Pasalnya, hingga pekerjaan dinyatakan selesai, sisa material bangunan berupa pecahan keramik masih berserakan dan belum dibersihkan sepenuhnya, Sabtu (10/01/2026).
Program tersebut merupakan bantuan pemerintah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan nilai anggaran mencapai Rp525.500.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini mencakup rehabilitasi ruang kelas dengan tingkat kerusakan minimal sedang, dan dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).dalam jangka waktu 90 hari kalender.
Ironisnya, setelah pekerjaan fisik rampung, tanggung jawab pembersihan justru tidak jelas.Saat dikonfirmasi, pihak sekolah dan panitia pelaksana terkesan saling melempar tanggung jawab.
Seorang sumber menyebutkan bahwa persoalan ini diduga berkaitan dengan dana pemeliharaan pascarevitalisasi yang hingga kini tidak jelas keberadaannya.
“Dana pemeliharaan revitalisasi masih dipegang oleh kepala sekolah lama. Sampai sekarang tidak diserahkan, itu sebabnya P2SP enggan membersihkan sisa material,” ungkap sumber tersebut.
Saat ini, SD Negeri 170 Rejang Lebong telah dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah yang baru berstatus PPPK,namun persoalan peninggalan proyek revitalisasi tersebut belum menunjukkan kejelasan penyelesaian.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara, terlebih program revitalisasi sekolah bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
“Sebaiknya dilakukan audit terhadap pelaksanaan revitalisasi di sekolah itu agar terang benderang dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan,” tegas sumber tersebut.
Ketika di konfirmasi kadis Dikbud Rejang lebong lewat cht whatsAAP Zakaria Effendi,S.pd,M,pd Salaku kadis Definitif belum memberi Respon.



