TANGERANG, MP-POLRI — Otoritas Kelurahan Pakuhaji bereaksi taktis melaksanakan pengawasan teritorial setelah presipitasi tinggi mengguyur sejumlah area pemukiman penduduk. Peninjauan lapangan tersebut dikomandoi oleh Sekretaris Kelurahan (Sekel) Pakuhaji, Ahmad Hilman, dengan didampingi Kasi Trantib Rizal Hakim, S.Sos, serta tokoh masyarakat setempat, Sholeh, demi mengonfirmasikan keadaan lingkungan serta dampak sisa air yang terperangkap. Rabu, (7/1/26).

​Rangkaian pengecekan bermula di Kampung Pondok Lor RT 04 RW 03. Dalam agenda tersebut, Sekel bersama jajaran staf dan Ketua RT setempat terjun langsung ke lokasi guna mengamati fenomena genangan yang rutin muncul kala intensitas hujan meningkat tajam.
​Selepas dari Pondok Lor, tim bergegas melanjutkan verifikasi ke Kampung Babulak Dato RT 003 RW 005. Observasi ini bertujuan memetakan risiko hambatan air serta merumuskan strategi penanggulangan yang akurat bagi zona yang dikategorikan rawan terdampak banjir.

​Mewakili Lurah Pakuhaji, Ahmad Hilman memaparkan bahwa supervisi teritorial ini merupakan bagian dari komitmen aparatur kelurahan dalam menjamin situasi kondusif pascahujan, sekaligus mengumpulkan keluhan serta masukan warga terkait problematika sanitasi air.
​”Kami melaporkan bahwa saat ini tim Kelurahan Pakuhaji tengah berada di Kampung Pondok Lor untuk memantau wilayah usai hujan. Berdasarkan analisis sebelumnya, lokasi ini memang cenderung mengalami akumulasi air jika debit hujan cukup masif,” ungkapnya.

​Menurut Ahmad Hilman, kendati saat ini air mulai menyusut secara bertahap, namun ketika hujan lebat kembali mengguyur, kawasan tersebut tetap berpotensi tergenang akibat keterbatasan drainase atau saluran pembuangan yang ada. Ia menyebutkan bahwa proses pengeringan alami memakan waktu cukup lama karena ketiadaan akses langsung menuju pembuangan utama.

​Sebagai bentuk langkah konkret ke depan, pihak Kelurahan Pakuhaji telah mengajukan terobosan jangka panjang berupa konstruksi kanal pembuangan baru agar aliran air lebih akseleratif dan tidak mengendap di lingkungan warga.

​Rencana Teknis: Pembangunan sodetan baru yang diarahkan menuju aliran Kali Kepuh.

​Dimensi: Saluran direncanakan memiliki jangkauan sepanjang 800 meter.

​Koordinasi Lanjutan: Rencana ini akan dipresentasikan kepada Dinas terkait, baik di level pemerintah kabupaten maupun provinsi.

​Pemerintah Kelurahan Pakuhaji berharap melalui pemantauan kontinu dan usulan perbaikan sarana prasarana ini, kendala genangan air dapat teratasi secara sistematis demi mewujudkan lingkungan yang asri, aman, dan tenteram bagi seluruh warga.

Red

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini