Kabupaten Tangerang, MP-POLRI – Suasana khidmat menyelimuti pelataran Masjid Asafiah, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, saat berlangsungnya prosesi regenerasi kepemimpinan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Musyawarah mufakat yang dihadiri oleh jamaah Masjid serta tokoh setempat tersebut menandai berakhirnya masa bakti pengurus lama dan dimulainya lembaran baru di bawah nakhoda kepemimpinan yang segar untuk periode mendatang. Minggu(4/1/26).

​Setelah melalui mekanisme rembuk warga yang demokratis, tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah tangan. Wahab, S.Ag., yang telah mendedikasikan waktu dan pikirannya selama masa jabatan sebelumnya, menyerahkan amanah tersebut kepada Holid, S.Pd. Peralihan ini disambut hangat oleh seluruh elemen masyarakat yang berharap agar Masjid Asafiah semakin makmur dan menjadi pusat syiar Islam yang menyejukkan di wilayah Desa Kemiri.

​Dalam kesempatan tersebut, Wahab, S.Ag., selaku ketua purna bakti, menyampaikan ungkapan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh jamaah. “Saya merasa sangat lega dan bersyukur dapat menuntaskan masa khidmat ini dengan dukungan penuh dari masyarakat. Saya berharap Bapak Holid dapat mengakselerasi program-program yang belum tuntas dan membawa inovasi baru demi kemajuan tempat ibadah yang kita cintai ini,” tutur beliau dengan penuh kerendahan hati.

​Gayung bersambut, Holid, S.Pd., sebagai nahkoda baru DKM Masjid Asafiah, menyatakan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab besar ini. Beliau menekankan pentingnya sinergitas antar pengurus dalam mengelola rumah Allah. “Amanah ini merupakan ujian sekaligus ladang pengabdian bagi saya. Visi utama saya adalah mempererat ukhuwah islamiyah antar warga dan memastikan manajemen masjid berjalan lebih transparan serta inklusif bagi seluruh lapisan usia,” tegasnya dalam sambutan perdana.

​Kehadiran para pemuka agama juga menambah kesakralan momentum pelantikan tersebut. Sosok kharismatik seperti Haji Uci, Ustadz Saepudin, H. Endang Sule dan Guru Marjuki turut menyaksikan pergantian pucuk pimpinan ini. Kehadiran mereka menjadi simbol restu dan dukungan moral bagi pengurus baru agar tetap tegak lurus pada nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan roda organisasi masjid.

​Haji Uci, selaku tokoh agama , memberikan wejangan berharga bagi kepengurusan yang baru terbentuk. Beliau berpesan agar aspek kemakmuran masjid tidak hanya dilihat dari fisik bangunan, tapi juga dari ramainya kegiatan ibadah. “Pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu merangkul semua golongan. Saya berpesan kepada Saudara Holid agar senantiasa menjaga keikhlasan, karena mengurus masjid adalah tugas mulia yang ganjarannya langsung dari Sang Khalik,” ungkap Haji Uci dengan nada menyejukkan.

​Senada dengan hal tersebut, H. Endang Sule juga menitipkan harapan agar pendidikan agama bagi generasi muda di lingkungan Masjid Asafiah semakin ditingkatkan. Mereka berharap kolaborasi antara tokoh tua dan penggerak muda dapat menciptakan harmoni yang kuat, sehingga masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan ekonomi umat di Desa Kemiri.

​Acara penutupan ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh para tokoh agama tersebut, memohon keberkahan untuk pengurus yang baru dilantik. Semangat kebersamaan yang terpancar dari seluruh hadirin menjadi modal utama bagi Holid, S.Pd., dalam mengawali masa jabatannya. Kini, harapan besar disematkan di pundak pengurus baru untuk membawa Masjid Asafiah menuju masa kejayaan yang lebih gemilang.

Ag94

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini