
Rejang Lebong, MP-POLRI – Keterlambatan sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Rejang Lebong disorot DPRD. Anggota Komisi III DPRD Rejang Lebong, Surya, ST,menilai molornya pekerjaan disebabkan minimnya sumber daya manusia (SDM) teknis, baik pelaksana maupun pengawas.
Menurut Surya, tidak ada alasan proyek terlambat karena APBD telah disahkan pertengahan Desember,sehingga pekerjaan seharusnya dimulai sejak Januari.
“Januari–Februari seharusnya sudah jalan. Faktanya, banyak proyek molor,” tegas Surya, Senin (29/12/2025).
Ia juga menilai lemahnya kompetensi konsultan pengawas berdampak pada lambatnya progres dan rendahnya kualitas proyek.
Wakil Ketua II DPRD Rejang Lebong, Lukman Effendi, menambahkan anggaran proyek sebenarnya sudah tersedia di Bank Bengkulu sejak Januari.
“Uangnya ada, tapi proyek baru dikerjakan Oktober. Akibatnya hasil tidak maksimal,”katanya.
Komisi III DPRD Rejang Lebong dijadwalkan turun lapangan meninjau proyek jalan hotmix di Pasar Atas Curup, mengingat waktu pelaksanaan hanya tersisa dua hari jelang tutup Tahun anggaran.
(fds)



