
Ciamis, MP-Polri – Inovasi Transportasi Desa, Cibeurem Kecamatan Sukamantri selain daerah wisatawan dan Agro bisnis
Kreativitas warga kembali mencuri perhatian. Kali ini, sebuah odong-odong yang biasanya digunakan untuk hiburan anak-anak di taman atau pasar malam, dimodifikasi menjadi kendaraan alternatif untuk mengangkut siswa sekolah dasar di wilayah pedesaan.
Inovasi tersebut lahir dari keterbatasan sarana transportasi di daerah terpencil yang sulit dijangkau kendaraan umum. Dengan inisiatif masyarakat setempat, odong-odong dipasangi kursi tambahan serta kanopi pelindung agar anak-anak lebih nyaman dan aman saat berangkat maupun pulang sekolah.
“Awalnya odong-odong ini hanya dipakai hiburan keliling kampung, tapi karena banyak anak kesulitan berangkat sekolah, akhirnya kami ubah jadi kendaraan antar jemput,” ungkap Asep bahrudin yang sering di sapa (Abah ohing), pengemudi sekaligus pemilik odong-odong tersebut, Senin (29/9/2025).
Kendaraan unik ini mampu mengangkut hingga 15 siswa dalam sekali jalan. Meski tidak secepat angkutan umum biasa, namun anak-anak merasa lebih senang karena suasana di dalamnya tetap penuh warna dan lagu khas odong-odong tetap diputar.
Para orang tua pun menyambut positif gagasan tersebut. “Daripada anak jalan kaki jauh, lebih baik naik odong-odong. Selain aman, anak-anak juga berangkat sekolah dengan ceria,” kata Ibu Lilis, salah satu wali murid.
Inovasi odong-odong ini menambah daftar contoh kearifan lokal dalam menjawab keterbatasan fasilitas publik. Bila dikembangkan lebih lanjut dengan pengawasan yang baik, bukan tidak mungkin odong-odong sekolah menjadi solusi transportasi ramah anak di pedesaan pungkasnya.
(Andri permanaz)



