
Rejang Lebong, MP-Polri – Balai Pengelolaan DAS Ketahun Selaku Unit Pelaksana Teknis Ditjen PDASRH Kementerian Kehutanan Desa Air Meles atas Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, baru-baru ini menggelar pelatihan peningkatan kapasitas kelompok pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) PI/RHL PO. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan masyarakat Desa dalam mengelola hutan dan lahan secara berkelanjutan. Kamis (24/7/25).
Pelatihan yang digelar di kantor Desa Air Meles atas dijadwalkan di spanduk Rabu Tanggal 23,24 juli 2025 dilaksanakan kamis tgl 24 setengah hari diikuti oleh kelompok masyarakat desa yang terlibat dalam program RHL PI/RHL PO. Peserta pelatihan mendapatkan materi tentang pengelolaan hutan dan lahan, teknik konservasi tanah dan air, serta strategi peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan hutan dan lahan yang berkelanjutan.
Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan masyarakat Desa dalam mengelola hutan dan lahan. “Dengan pelatihan ini, kita berharap masyarakat desa dapat memiliki kemampuan dan pengetahuan yang cukup untuk mengelola hutan dan lahan secara berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Pelatihan ini juga dihadiri oleh pak HERU Dari padang ulak tanding (Put) narasumber yang ahli di bidang pengelolaan hutan dan lahan.
Mereka memberikan materi dan praktik langsung kepada peserta tentang teknik pengelolaan hutan dan lahan yang berkelanjutan.
Peserta pelatihan menyampaikan bahwa mereka sangat puas dengan pelatihan ini dan berharap dapat menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang diperoleh dalam mengelola hutan dan lahan di Desa mereka.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, kami berharap dapat menjadi agen perubahan dalam pengelolaan hutan dan lahan di Desa kami,” ujar salah satu peserta.
Dengan adanya pelatihan ini, Pemdes Air Meles berharap dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan masyarakat desa dalam mengelola hutan dan lahan secara berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa.
(Fds)



