
Humbahas, MP-POLRI – Memorandum of Understanding yang dilakukan oleh Desa Marbun Tonga Marbun Dolok Kecamatan Baktiraja dengan Kejari Humbang Hasundutan dalam hal pengadaan tanah PLTA Aek Silang tiga, masih tetap berjalan yang dihadiri langsung oleh Kajari Noordien Kusumanegara, Camat Baktiraja Sanggam Lumbangaol, para Kasi dari Kejaksaan, Freddy Siahaan perwakilan perusahaan, masyarakat yang lahan nya ada terkena lokasi yang rencananya akan dibangun PLTA tersebut, LSM dan Media pada hari Selasa (17/6/25) di Aula Kantor Camat Baktiraja.
Pendamping Hukum dalam pengadaan tanah tersebut, Kajari Humbang Hasundutan bekerja dengan totalitas bertemu langsung dengan masyarakat pemilik lahan lokasi yang akan dibangun PLTA tersebut. Ini merupakan bukti Keseriusan Pak Kajari Humbang Hasundutan, menindaklanjuti pendampingan dan salah satu bukti mendukung setiap investor yang masuk ke Kabupaten Humbang Hasundutan.
“Kami Kejari Humbang Hasundutan akan mendukung pemerintah dalam mendatangkan investor yang masuk ke wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan. Dan ini merupakan yang terakhir kita lakukan pertemuan di Kantor Camat ini, selanjutnya kita akan langsung “on the spoot” menjemput bola ke titik permasalahan yang ada untuk mencari solusi, supaya upaya pengadaan tanah ini bisa cepat terselesaikan dengan baik”, tegas Kajari.
“Dan kami juga meminta kepada pihak perusahaan, untuk komit terhadap setiap kesepakatan yang sudah disepakati bersama warga masyarakat, baik yang lahannya terkena pemakaian lokasi maupun yang tidak. Terutama terkait Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), dan terutama pemanfaatan sumber daya manusia setempat dalam pengadaan tenaga kerja di Perusahaan tersebut apabila sudah berjalan nanti”, ucap Pak Kajari dengan tegas.
Menurut perwakilan Perusahaan yang hadir saat itu Bapak Freddy Siahaan, ” Kami akan melakukan pertemuan kembali dengan mengumpulkan seluruh masyarakat khusus nya yang tanahnya terpakai dalam rencana pembangunan PLTA tersebut pada saat peletakan batu pertama, untuk menandatangani kesepakatan dengan Perusahaan, supaya apa yang menjadi usulan masyarakat bisa dilaksanakan nanti apalagi perusahaan sudah mulai beroperasi”, ucap beliau menutup diskusi tanya jawab.
(FS)



