
Murung Raya,MP-POLRI – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak melalui berbagai upaya, salah satunya dengan menggelar Rapat Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA). Rapat yang diadakan pada Rabu (11/6/25) di Aula Gedung A Kantor Bupati ini bertujuan sebagai persiapan menghadapi Verifikasi Lapangan Hybrid yang akan dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA) pada (17/6/25).
Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan Murung Raya sebagai Kota Layak Anak. Menurutnya, verifikasi yang akan dilakukan oleh Kemen PPPA tidak hanya sekadar penilaian administratif, tetapi lebih pada upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak.
Ketua Gugus Tugas KLA, Ferry Hardy, ST., MT., menjelaskan bahwa berbagai program telah dilaksanakan untuk memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak. “Kami berupaya menciptakan ruang tumbuh yang sehat, inklusif, dan bebas dari narkoba bagi anak-anak. Forum Anak, yang menjadi wadah suara anak, juga menjadi indikator penting dalam penilaian nanti,” ujar Ferry.
Wakil Bupati Rahmanto Muhidin juga mengingatkan pentingnya sinergi antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra kerja. “Ini bukan sekadar mengejar gelar. Ini adalah tanggung jawab moral kita untuk menjamin masa depan anak-anak Murung Raya,” tegasnya.
Verifikasi Hybrid KLA adalah metode penilaian nasional yang akan mengevaluasi sejauh mana kebijakan dan layanan di daerah berpihak pada anak. Hasil dari verifikasi ini akan mencerminkan kualitas tata kelola daerah dalam hal perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat dari semua pihak, Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimistis bisa meraih predikat Kota Layak Anak 2025, yang sejalan dengan visi daerah: Murung Raya Hebat, Semakin Maju, dan Semakin Sejahtera.
(M.Ilmi)



