Mentok (13/6/2024) – Puluhan tambang user-user babat pesisir pantai Enjel Desa Air Putih, kegiatan tambang tersebut diketahui sudah dua minggu ini beroperasi.

Tambang tersebut diketahui dikordinir oleh oknum yang diduga warga setempat berinisial (DD), DD diduga mengkordinir aktifitas tersebut dengan mendatangkan tambang dari luar untuk bekerja disana dan timahnya diambil lalu dimintai fee sebesar 10.000 untuk dikelola DD yang diduga untuk setorkan ke oknum Anggota TNI, sementara itu tim juga sedang mendalami siapa oknum anggota TNI tersebut.

Pada saat tim menemui salah satu warga disana yang tidak mau desebutkan namanya dia menyampaikan “memang benar itu sudah lama kerjanya, itu ada kordinasi e DD yang urus mereka bayar 10rb per kg timah die la yang ambil” pungkasnya.

Diketahui aktifitas tambang tersebut sudah sempat diperingatkan oleh aparat desa setempat bahkan bersama kecamatan dan satpol PP Namun kegiatan tersebut tidak diindahkan oleh para penambang.

“Ya kemarin la diagak orang desa dengen pol PP tapi agik la begawe” tambah salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Dengan adanya aktifitas tersebut warga dan nelayan sekitar pun mulai resah karna aktifitas tambang tersebut didominasi oleh orang luar bahkan aparat desa pun tidak didengar.
“Lah banyak orang luar bang rombongan DD yang bawa, orang desa pun dak dianggap nelayan jak lah ngelapor” tambahnya.

Sementara itu saat tim menghubungi kepala desa setempat melalui pesan WA ke nomor +62 823-xx55-xxx2 belum ada tanggapan.(team)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini