Singkawang Kalbar MPP – Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si., didampingi beberapa pejabat utama polda Kalbar dan perwakilan dari masing-masing forkopimda Kota Singkawang, membuka Pendidikan dan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri gelombang I Tahun Anggaran 2024 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalbar, Sagatani, Kota Singkawang, Selasa 13/2/2024 diikuti sebanyak 209 siswa Bintara yang akan dididik selama lima bulan ke depan.

Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si., saat membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan menjadi siswa Diktuk Polri Gelombang 1 tahun 2024 ini merupakan berkah dan karunia dari Tuhan yang Maha Esa, untuk itu patut disyukuri dengan cara menimba ilmu pengetahuan, keterampilan serta menambah wawasan tentang kepolisian secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab sebagai calon anggota Polri.

Ia juga menyampaikan bahwa selama menjalani pendidikan, tentunya akan dihadapkan dengan berbagai hal yang baru, yang tersusun dalam rangkaian kegiatan pendidikan dan latihan yang tentunya membutuhkan ketahanan fisik dan mental.

“Kita pahami bersama bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Transformasi negara-negara berkembang menjadi negara maju, tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas,” jelasnya.

Ia menekankan kepada para pendidik agar melaksanakan seluruh tahapan pendidikan secara profesional dengan menanamkan nilai-nilai disiplin dan integritas, sebagaimana yang terkandung dalam nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

Pesan penting lainnya yakni dalam proses pendidikan dan pengajaran agar menghindari tindak kekerasan dan penyimpangan yang dapat mencederai keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pembentukan.

“Saya menghimbau untuk senantiasa memberikan dukungan dan berperan aktif dalam mensukseskan penyelenggaraan pendidikan pembentukan ini, karena hasil dari proses pendidikan pembentukan ini akan berpengaruh terhadap keberhasilan tugas Polri ke depan. Semoga peserta didik sekalian dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan selamat, baik dan lancar,” tuturnya.

Setelah Upacara selesai dilaksanakan dengan acara tambahan berupa pengguntingan rambut dan penyiraman air bunga oleh Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu, S.IK. M.Si., yang mana pengguntingan rambut tersebut sebagai simbol membuang sifat-sifat yang kurang baik yang tidak sesuai dengan jati diri sebagai anggota Polri, sedangkan makna penyiraman air bunga yaitu sebagai simbol agar para siswa mendapat kesejukan dan kesegaran untuk menerima penanaman nilai-nilai sebagai anggota Polri yang berkualitas samapta Bhayangkara yang berprofesional, berintegritas dan Bhayangkara yang tanggap, tanggon, dan trengginas serta dapat melindungi mengayomi dan melayani masyarakat. ( Indra )

Kombes Pol Raden Petit Wijaya, S.I.K., M.M.
Kabidhumas Polda Kalbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini