POLDA,MALUKU, MPP – Polres P. Buru Polda Maluku. AKP. Uspril W. Futwembun, S.Sos. M.H., Memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Dalam Rangka Kesiapan Menghadapi Idul Fitri 1444 H/2023.

Bertempat di Aula Endra Dharmalaksana Polres P. Buru, AKP Uspril W. Futwembun, S.Sos. M.H., memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, dalam rangka kesiapan menghadadi Idul Fitri 1444 H. Rapat Koordinasi Lintas Sektoral tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, Tanggal 13 April Tahun 2023, rapat dimulai Pukul 09 : 45 WIT sampai dengan Pukul 11 : 35 WIT.

Rapat lintas sektoral yang di dipimpin oleh Kabag OPS Polres P. Buru, AKP. Uspril W. Futwembun, S.Sos, M.H., dihadiri juga oleh perwira-perwira Polres P. Buru lainnya seperti ; Kabag Ren Polres P. Buru, AKP. Hafifi Yahelisa, S.H., Kabag Log Polres P. Buru, AKP. Jafar Husein.
Pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di aula Mako Polres P. Buru, turut dihadiri dari unsur TNI yaitu ; Dandim 1506 Namlea, Letkol Arh Agus Nur Fujianto, S.Ip.,M.Si., Dansub Letda Achmad Buckori Yuliantoro, Danton Kabaresi Letda Inf. Rizal Tahir.

Rapat lintas sektoral dalam rangka menghadapi Idul Fitri 1444 H, juga hadir dari perwakilan Kantor BPTD Wil XXXIII Maluku Jusuf Wijaya, dan hadir pada rapat tersebut dari unsur pemerintah Daerah adalah , Kadis Perindag Bapak Syahfan Umasugi serta Kadis Lainnya dan para stakeholder Kabupaten Buru serta Kapolsek dalam lingkup Polres P. Buru dan jajaran perwira, staf Polres P. Buru lainnya.

Pada sambutan dari Kapolres P. Buru yang diwakili oleh Kabag OPS Polres P. Buru,.AKP. USPRIL W. FUTWEMBUN, S. Sos. M. H., selaku Kabag OPS, Menyampaikan ucapan salam dan terima kasih kepada para undangan yang sudah menyempatkan diri hadir mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, dalam rangka kesiapan menghadapi Idul Fitri 1444 H/2023, khususnya untuk daerah Kabupaten Buru sebagai Wilkum dari Polres P. Buru.

AKP. Uspril dalam sambutannya, juga menyampaikan tujuan daripada diadakannya Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, yaitu untuk menyamakan persepsi para pemangku kepentingan di Kabupaten Buru dalam kesiapannya, menghadapi Iduf Fitri 1444 H Tahun 2023. Baik dari segi keamanan dan pelayanan terhadap masyarakat.

AKP. Uspril pada sambutannya menyampaikan pula, bahwa dalam beberapa hari kedepan kita akan melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat. Oleh karena itu lanjutnya, pada kesempatan ini juga kami meminta kepada pihak-pihak terkait, untuk memberikan paparan dan masukan sehingga kita semua saling mengetahui kesiapan kita, dalam menghadapi Idul Fitri 1444 H Tahun 2023 ini.

Dandim 1506/Namlea, selaku pemangku kepentingan teritorial Pulau Buru, dalam sambutannya menyampaikan bahwa; Secara prinsip dalam setiap kegiatan, kita berharap yang utama adalah kita semua sehat dan kemudian selamat serta nyaman. Prinsip inilah yang nanti kita pedomani dalam menghadapi Idul Fitri. Beliau melanjutkan pula bahwa ; dalam pelaksanaan menghadapi Idul Fitri, sesuai edaran yang kaitannya dengan perjalanan dalam Negeri saat ini, kita masih memegang aturan contohnya Boster ke 3. Kita berharap semoga pelaksanaan mudik maupun balik, kita semua diberi keselamatan dan kita juga perlu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di wilayah kita. Sebagai contoh, saat ini belum bisa kita pastikan terkait dengan cuaca, maka perlu untuk kita selalu melakukan koordinasi terkait cuaca dari BMKG. Setelah selesai sambutan yang di sampaikan oleh AKP. Uspril W. Futwembun, S.Sos. M.H., dan sambutan yang disampaikan oleh Dandim 1506 Namlea maka rapat Koordinasi Lintas Sektoral dilanjutkan dengan paparan-paparan dari para stakeholder.

Kesempatan penyampaian paparan pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, AKP. Uspril selaku Kabag OPS Polres P. Buru menyampaikan paparannya, terkait dengan kesiapan Polres P. Buru dalam melaksanakan Operasi Salawaku 2023 dan kesiapan Polres melaksanakan pengamanan Idul Fitri di tahun ini.

Sedangkan paparan Kepala Disperindag Kab. Buru, tentang kondisi ketersediaan bahan pokok dan beliau menyampaikan bahwa sampai saat ini masih dalam keadaan aman dan stabil. Penyampaian paparan dari Dinas Pariwisata Kab. Buru, bahwa tempat wisata yang akan dikunjungi oleh masyarakat saat pasca lebaran diantaranya ; Kawasan Jikumerasa, Pantai Pal 5 Desa Lala, Kawasan Kuliner Tugu Tani, Wanakarta Park Desa Wanakarta dan Ecowisata Sanleko,.perlu mendapat perhatian dari kita semua.

Untuk penyampaian paparan dari Dinas Perhubungan Kab. Buru, Terdapat angkutan umum perdesaan dari 9 kecamatan dan semua angkutan pedesaan istrahat di terminal Rete Jaya Desa Namlea dan tersedianya 40 trayek angkutan pedesaan, serta 2 (Dua) Pelabuhan Penyebrangan Laut, diantaranya Pelabuhan Merah Putih dan Pelabuhan ASDP Namlea. Sedangkan paparan dari Kepala PT. Pertamina Namlea bahwa, secara nasional stock BBM dan LPG berstatus aman.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Buru dalam pemaparannya menyampaikan bahwa ; jenis bencana di Kabupaten Buru diantaranya bencana banjir, dan pasang surut. Kemudian paparan yang disampaikan oleh Kemenag Kabupaten Buru, antara lain ; bahwa di tahun ini, sebagaimana penyampaian dari bapak Sekjen Kementerian Agama kepada kami, bahwa pelaksanaan Idul Fitri pada tahun ini tidak lagi menggunakan protokol kesehatan, sebagaimana yang terjadi pada beberapa tahun lalu. Untuk pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri nanti, akan di tentukan pada tanggal 20 April 2023 melalui Sidang Isbath Kementrian Agama, walaupun ada beberapa ormas yang sudah menetapkan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 21 April 2023, namun kementrian Agama masih menggunakan prinsip demokrasi.

Kesempatan paparan pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Kemenag juga mengusulkan kalau bisa di malam takbiran nanti, untuk menjaga ketertiban dan keamanan tidak lagi kita melakukan pawai, namun kita melaksanakan takbiran cukup hanya dilaksanakan di Mesjid masing-masing, sehingga kondisi kenyamanan dan ketertiban tetap terjaga dengan kondusif.

Pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Dinas kesehatan Kabupaten Buru juga menyampaikan paparan sebagai berikut ; Dinas kesehatan turut partisipasi, dalam rangka menghadapi Idul Fitri 1444 H Tahun 2023, dengan menyiapkan 13 (Tiga Belas) Puskesmas untuk melayani masyarakat 1×24 jam, serta menyediakan 1 Unit Ambulance khusus pada Kecamatan Namlea guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta kamu juga menempatkan 1 (Satu) perawat di Pos terpadu Pelabuhan Besar Namlea dan Pos Bandara.

Ketua MUI Kabupaten Buru dalam pemaparannya menyampaikan bahwa, masih terdapat kejadian-kejadian kecil seperti miras yang beredar di bulan Ramadhan, mohon untuk di tertibkan. Untuk masyarakat yang berwisata khususnya anak-anak remaja kita, masih sering balap-balapan sehingga terjadi kecelakaan, mohon untuk dapat kita antisipasi dan Mesjid yang melaksanakan Sholat Idul Fitri di Kec. Namlea kurang lebih 34 Masjid.

Penyampaian pemaparan Kapolsek Waeapo, kiranya kepala Dinas Kesehatan agar dapat menyediakan 1 (Satu) unit Ambulance di Pos Grandeng. Sedangkan pemaparan dari Kasat Binmas, masih terdapat banyak jalan berlubang di Kota Namlea dan hal ini akan mengganggu kenyamanan pengguna jalan, maka mohon untuk mendapat perhatian dari Dinas Perhubungan untuk dapat mengantisipasinya.

Penyampaian paparan dari Kapolsek Namlea, bahwa ; dari hasil Pantauan kami, Kota Namlea masih dalam keadaan kondusif dan kegiatan masyarakat masih landai. Kami Polsek Namlea akan mengikuti semua kegiatan terjadwal, dari Polres P. Buru. Kasat Polairud juga memaparkan bahwa ; kami akan berkoordinasi dengan Basarnas dan Syahbandar, serta kami akan sampaikan himbauan terkait barang dan penumpang.

AKP. Uspril W. Futwembun, S.Sos. M.H., selaku yang memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, melakukan catatan-catatan kesimpulan rapat, antara lain ; dari jauh hari kita semua telah menyiapkan diri kita untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Sesungguhnya kebersamaan kita lah yang ditunggu oleh masyarakat dan untuk diketahui oleh kita semua bahwa, seluruh pelaporan sudah menggunakan aplikasi, dan apa yang disampaikan oleh Pak Kadis Perindag sudah terasa oleh kita semua, dalam pelaksanaannya kita laporkan melalui aplikasi.

Lanjut AKP. Uspril, terkait harga sembako, maka sebagai satu langkah kebersamaan, kita harus lakukan sidak bersama ke pasar-pasar, untuk mengecek secara langsung harga sembako. Untuk masalah BBM, kita antisipasi dengan mengurai antrian panjang yang mengakibatkan kemacetan di APMS yang dikarenakan adanya semacam penggunaan barcode untuk pembelian solar.

Lanjut kesimpulan Kabag OPS AKP. Uspril, terkait pada kegiatan pariwisata, kami sarankan untuk ada tim Kesehatan yg standby di lokasi, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan dan harapan kami, agar tetap menjaga kekompakan dan sinergitas di kalangan kita para stakeholder.

Kabag OPS Polres P. Buru menutup Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, dengan menyampaikan bahwa kegiatan operasi berlangsung selama 14 Hari, dengan jumlah Pos Pengamanan sebanyak 4 (Empat) Pos dan disertai 2 (Dua) pos pelayanan dan 1 (Satu) Pos Terpadu. Dan untuk pengaman pada malam takbiran, dengan pembagian 10 (Sepuluh) pos sekat, 17 (Tujuh Belas) pos jalur.

Namlea.
14/04/23.
t -10.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini