Media Purna Purna Polri,Kepsul – Warga Masyarakat Desa, Trans Modapuhi dan Warga Desa Modapuhi, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara, mengeluh dengan jalan penghubung dua desa yang memperihatinkan.

Warga yang enggan menyebut namanya kepada wartawan Media Purna Polri (MPP) Selasa (5/7/2020), mengatakan, jalan lintas penghubung antara dua Desa tersebut sangat memprihatinkan karena nampak rusak parah.

“suda bertahun-tahun kami warga dua desa ini tidak pernah menikmati jalan lintas dari Modapuhi ke Trans Modapuhi” kata perwakilan warga yang enggan menyebut namanya ini.

“Suda cukup lama jalan itu rusak parah, torang masyarakat juga bingung mau mengadu ke sapa,”keluh warga.

Ia mengatakan bahwa, sebagai masyarakat hanya bisa berharap semoga Pemerintah dapat menindak lanjuti keluhan kami warga kecil yang sehari- hari bekerja sebagai perani ini. Sebab kami sangat membutukan jalan yang layak.

“Banyak masyarakat transmigrasi yang datang bertani di sini, namun karna kesulitan transportasi dan keadaan jalan yang rusak seperti ini, membuat para petani kesulitan pergi ke kebun”jelasnya.

Bahkan kata warga, hasil tani pun sulit untuk dijual, ini sangat berdampak pada pendapatan kami selaku petani kecil yang bergantung hidup dengan hasil tani. Hal ini membuat sebagian warga trans kembali ke kampung halaman dan ada yang cari pekerjaan lain,tutup warga.(Isto).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini