
MEDIA PURNA POLRI,KALTENG-Sebanyak 50 KK warga Dusun Luwir pertanyakan bansos BLT covid-19 tahap I pasalnya diduga 50% anggaran bansos covid ditangguhkan Pemerintah Desa M Singan dengan alasan dicadangkan untuk tahap berikutnya.(10/06/2020).
Pengakuan PK Jen dan PK Hari warga dusun Luwir saat ketemu awak mpp menjelaskan bahwa total besaran bansos covid Desa M Singan sekitar 300 JT disesuaikan dengan dana desanya di atas 1M,30% dari dana tersebut sekitar 300jt dan yang diberikan kepada warga Desa M Singan sekitar 148jt,sisanya waktu ditanyakan ke pihak Desa oleh PK Jen penjelasanya ditangguhkan untuk tahap ke-2 ucap pihak Staf Desa disampaikan PK Jen.
Keberatan warga dusun Luwir berlanjut ke kantor Desa M Singan dan kantor DSPMD Kab Barsel untuk menyampaikan aspirasi warga dusun Luwir,kondisi warga belum terjatah bansos covid-19 separoh dananya malah dipending digunakan cadangan,ucap warga apa itu sudah sesuai aturan mainnya.
Sampai berita ini dimuat awak media mpp belum mendapatkan informasi terakhir apakah keberatan warga dusun Luwir ditanggapi Kadis DSPMD Barsel ataukah tidak.
Hanya secara umum mestinya jatah bansos BLT covid-19 itu harus didahulukan,jangan sampai ada warga yang termasuk kriteria wajib dapat bansos covid-19 2020 malah anggaranya ditangguhkan untuk tahap triwulan ke-2 rasanya janggal dan belum jelas dasar aturanya.
Lain dari itu warga Luwir juga mempertanyakan keberadaan BUMDES Desa M Singan yang tidak terlihat bentuknya,apakah BUMDES M Singan itu ada bentuk kegiatanya ataukah belum dibentuk.
Hal ini kemungkinan karena pihak Desa M Singan pelit KIP alias tidak terbuka dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.
Jangankan kepada warganya termasuk kepada warga dusun Luwir,kepada media mpp saja Kades Luwir sulit memberikan informasi penggunaan Dana Desa,baik langsung maupun melalui media digital.
Konfirmasi melalui SMS dan wa awak media mpp tidak ditanggapi sama sekali,tanpa ada alasan yang jelas
Dasar itu kemudian LSM LP3K DPD Kalteng mengirimkan permohonan KIP dana Desa setidaknya dua tahun terakhir yakni th 2018 dan th 2019.
Sambil terus memantau kinerja Desa M Singan mpp memperbandingkan penyaluran bansos BLT covid-19 dengan Desa tetangganya Desa Bipakali yang menurut PK Jen jauh lebih baik dari Desa M Singan.
Desa Bipakali pembagian bansos covid-19 lebih merata dan anggaran bansos covid-19 dihabiskan sesuai jumlah penerima yang memenuhi kriteria layak terima,demikian ucap PK Jen mengakhiri bincang dengan awak media mpp hari Minggu tgl 7 Juni th 2020 skj 10.34 Bbwi,semoga keberatan 50 warga dusun Luwir diperhatikan pihak Dinas Pemerintahan Desa ditingkat Kabupaten.(TS,SH)



