Media Purna Polri, Beringin Deli Serdang – Cafe dan Karaoke Valentine tempat hiburan berlokasi di desa Kualanamu kecamatan Beringin Deliserdang penuh misteri merupakan hari terakhir gadis cantik bernama Bintang Boru Situmorang menghembuskan nafas dengan kondisi yang sangat menyedihkan dan adanya kejanggalan kematian penuh seribu tanda tanya?.

Kisahnya Bintang Boru Situmorang berusia 19 tahun yang berasal dari daerah Pematang Siantar Simalungun Sumatera Utara diketahui hari Rabu (8/4/20) sekira pukul 03.20 wib dalam keadaan tidak sadarkan diri , mulut mengeluarkan bui ataupun cairan kental diduga sebelumnya ada menelan sebanyak dua butir setengah pil yang hingga saat ini belum diketahui jenisnya, Bintang di larikan ke rumah sakit umum daerah Deliserdang dengan tujuan untuk menyelamatkan nyawanya namun ketika tiba di RSUD Deliserdang Lubukpakam si gadis cantikpun nafasnya sudah melayang pergi meninggalkan raganya.

Awak Media Purna Polri menelusuri tentang meninggalnya gadis cantik di cafe dan Karaokey Valentine Kualanamu diduga sungguh tidak wajar bukan kematian yang layak , Jumat (10/04/2020) berkunjung ke rumah sakit umum daerah Deliserdang di Lubukpakam namun di karenakan hari libur umum maka dokter yang menangani pasien gadis malang tersebut tidak dapat ditemui dengan alasan tidak berada di tempat tugas , akhir team awak media berusaha untuk mendapatkan keterangan pada security yang bertugas saat Bintang Situmorang sampai di IGD RSUD Deli Serdang Lubukpakam

Security RSUD mengatakan ” pada hari Rabu (08/04/2020) pagi sekira pukul 03.20 wib ada pasien diantar ke IGD dalam keadaan sudah meninggal dunia dari mulutnya mengeluarkan buih yang sangat banyak bahkan pasien di temani oleh seorang wanita sesuai pengakuannya sebagai temannya , pada saat itu badannya penuh dengan air (basah) selanjut pasien di tangani oleh dokter IGD, kami heran dan sempat juga kami ngobrol pada dokter sepertinya pasien meninggal dikarenakan oper dosis obat akibat menelan pil sampai dua setengah butir , keterangan tersebut Security meneruskan kata-kata tersebut di terima dari teman pasien yang menemani mengantar pasien ke IGD ini bahkan menurut temannya juga pil tersebut di dapat dari teman tamu pasien, kami (Security) bingung ingin melaporkan hal ini kepada polisi namun kami ragu karena tidak ada perintah dari pimpinan pada akhirnya kami tidak melaporkan nya ” elaknya

Selanjutnya setelah usai keterangan dari Security RSUD Deli Serdang, awak Media Purna Polri menghubungi Kapolresta Deli Serdang via telephone whas Ap nomor 082167842xxx Jumat 08/04/2020 mengatakan ” Ya … kami sudah tahu dan kami sedang menelusuri penyebab kematiannya lebih lanjut dan bila ingin di terbitkan silahkan bila ada bukti-buktinya ” jawabnya

Sabtu 09/04/2020 awak Media Purna Polri kembali ke RSUD Deliserdang untuk konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut , kami dijumpakan pada ” Ibu Del ” mengatakan Memang benar pada hari Rabu sekira pukul 03.20 wib ada pasien di bawa ke Rumah Sakit ini dari Cafe Valentine bernama Bintang Boru Situmorang (19) dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi dan mulut berbui , menurutnya (Del) karena pasien sudah keadaan meninggal sampai di rumah sakit ini maka tidak banyak yang dilakukannya lagi bahkan ketika di tanyakan tentang bui atau sebab kematian Bintang Situmorang Del mengatakan bahwa rumah sakit tidak ada melakukan tes ataupun penelitian secara medis karena rumah sakit ini bukan tempat penelitian” Jelasnya

Seorang pria warga beringin bermarga H mengatakan kepada awak media ” Sebaiknya berita ini layak diberitakan karena kematian gadis itu penuh dengan Misteri apa lagi tersiar kabar meninggalnya karena kecelakaan, kecelakaan apa …..di Cafe dan Karaoke ?,kecelakaan bagaimana lukanya saja tidak ada yang ada hanya buih dari mulutnya , lagi pula kata temannya ada mengatakan bahwa korban ada menelan pil sebanyak dua setengah kaplet, tentunya temannya itu tahu asal usul pil itu darimana dan jenisnya kami harap pihak Kepolisian Kota Deliserdang dapat melakukan penyelidikan sebab-sebab kematian Bintang Boru Situmorang itu, bila terbukti di bunuh maka tegakkan keadilan sesuai hukum yang berlaku, adili seadil-adilnya dan juga untuk pemilik Cafe dan Karaokey segera di proses juga karena saat ini kami masyarakat di himbau untuk diam di dalam rumah supaya virus Corona Covid 19 tidak terkena pada kita semua , tetapi mengapa cafe dan Karaoke Valentine tetap menjalankan aktivitasnya saat kejadian itu”.Mohonnya ( Syahrul Anwar )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini