
Media Purna Polri, Kepsul – Sejumlah tukang ojek di areal pasar basanohi Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, mengeluh pendapatan menurun. Pendapatan dari Rp 175.000,00- Rp 200.000 per hari jadi Rp 50.000,00 per hari.
Salah satu tukang ojek yang ditemui di depan pasar basanohi sanana, Selasa (31/3/2020), mengatakan pendapatan ojek selama pandemi coroma viru (Covid-19) sangat menurun drastis. Sebab, semua siswa-siswi serts Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Kepulauan Sula juga libur penumpang sepi, kata Anto.
“iya, saat wabah virus Corona (Covid-19) ini pendapat saya sebagai ojek menurun drastis karena siswa siswi dan ASN libur. Biasanya pendapatan satu hari Rp 175.000 sampai Rp 200.000 tapi sekarang paling tinggi satu hari Rp 50.000 itu pun sudah upaya sekali” keluh Anto.
Anto bilang, sepeda motor yang dibawa saat ini adalah milik orang yang disetor setiap hari Rp. 40.000,00. Hal ini membuat dia harus pica otak untuk menutupi setoran ke majikan. Kadang dia memaikai uang pribadi untuk tambahan uang setoran. Ia tetap berupaya dengan keadaan sepi penumpang saat wabah virus corona ini,jelas Anto.(Isto).



