
Media Purna Polri, Kabupaten Toba – Bupati Tobasa Darwin Siagian, HW Hutahaean Tio Monika Sibarani (Oppu Gora Hutahaean), memasuki hotel saat soft launching ceremony Labersa Toba Hotel, Convention Center dan Toba Fantasi yang merupakan waterpark,Kamis (12/03/2020).
Kabupaten Tobasa secara khusus Balige kini mempunyai Hotel Bintang IV yang berdiri megah di jalan negara Tarutung-Pematangsiantar Balige. Operasional hotel ini ditandai dengan soft launching ceremony Labersa Toba Hotel, Convention Center dan Toba Fantasi yang merupakan waterpark.
Launching ini ditandai dengan acara kebaktian singkat serta pembukaan kunci yang dilakukan oleh Bupati Tobasa Darwin Siagian bersama ST Harangan Wilmar Hutahaean dan nyonya Tio Monika Sibarani (Oppu Gora Hutahaean).
Pada pembukaan yang dihadiri berbagai elemen masyarakat termasuk tokoh agama dan masyarakat warga sekitar hotel, juga dihadiri Biro Direksi PT Sinar Indonesia Baru GM Intan Panggabean dan suami, Maja Hutapea (CV Makmur) serta Kapolres Tobasa Agus Waluyo.
Pembangunan hotel yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Tobasa ini, berlangsung kurang lebih setahun yang lalu dimulai akhir 2018 dengan menggunakan anggaran kurang lebih 400 miliar rupiah.
Hotel ini berdiri tepat di pinggir jalan lintas Sumatera dengan luas lahan keseluruhan 4,5 ha termasuk Hotel dan Water Park di Tampubolon Balige Toba Samosir.
Menurut keterangan General Manager Hotel Labersa Brando Manurung dan laporan ketua panitia Dundung Simanjuntak, Hotel Labersa memiliki sebanyak 152 room berbagai tipe. Di antaranya superior room 5 kamar, deluxed room 112 kamar, royal suite 11 kamar, junior suite 6 kamar, suite toba 17 kamar, dan presiden suite 1 kamar.
Hotel Labersa memiliki 3 buah lift yang memudahkan tamu-tamu menuju lantai satu hingga 9. Sementara tamu bisa menggunakan eskalator dari ground menuju lantai 1.
Hotel ini juga memiliki Ball Room 1 buah dengan kapasitas 800-1000 orang. Ruang meeting 3 buah dengan kapasitas 40 orang, fitness center, karaoke, restoran, swimming pool, coffee shop dan water park.
Sementara itu Harangan Wilmar Hutahaean sebagai pemilik, menyampaikan pembangunan hotel ini, sebagai dasar dari kesadaran yang dalam untuk menghargai tanah kelahiran.
Dia membangun hotel di kampung halamannya Tobasa, sebagai bentuk keberanian diri dan mencintai Bonapasogit. Selain itu, pembangunan ini juga sebagai bentuk dorongan agar para investor khususnya para putra daerah asal Tobasa untuk membangun daerah Tobasa. “Ini juga sebagai bentuk dukungan kepada program Pemerintah dalam hal mendukung pariwisata kawasan Danau Toba, khususnya yang berada di Kabupaten Tobasa. Mengingat daerah ini, telah ditetapkan menjadi kawasan strategis pariwisata nasional super prioritas. Dengan motto dari kami untuk Bonapasogit, kami bangun hotel ini, “ sebut HW.
Dengan pembangunan ini, akan memberikan multiefek. Artinya akan banyak usaha-usaha baru tercipta dengan keberadaan hotel tersebut. Karena pada saat pembangunan sendiri, sudah banyak mempekerjakan warga sekitar. Apalagi nantinya, saat hotel sudah beroperasi, tentunya akan lebih banyak lagi memberi multiefek lagi.
“Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten atas dukungannya, sehingga pembangunan ini berjalan dengan baik. Demikian halnya dengan masyarakat 2 desa sekitar hotel yakni desa Saribu Raja Janji Maria dan Sibolahotang Sas Balige, atas kenyamanan yang diberikan dalam mendukung usaha bisnis di daerah ini. Termasuk para mitra kerja,” tuturnya.(Rical s)



