Media Purna Polri, Mojokerto – Kapolda Jawa timur Irjen Pol Luki Hermawan menjadi inspektur upacara Pelantikan, dan pengambilan sumpah pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019/2020 di SPN Polda Jatim, Kabupaten Mojokerto, Senin (02/03/2020).

Kapolda Jawa timur Irjen Pol Luki Hermawan saat membacakan amanat Kapolri Jendral Pol.Idham Aziz menjelaskan, bahwa tahun anggaran 2019/2020 ada 8869 bintara Remaja Polri yang dilantik diambil sumpahnya, terdiri polisi laki laki 8470 orang, 399 polisi wanita sedangkan daerah Jatim ada 685 . Mereka dinyatakan berhak menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) setelah menyelesaikan masa pendidikan selama tujuh bulan.

Setelah dilantik di SPN Polda Jatim Kabupaten Mojokerto, hari ini sebanyak 685 siswa Bintara Polri Tahun Ajaran 2019/2020 resmi mengemban amanah sebagai anggota polri.

Selain melantik para Bintara baru, Kapolda Jatim juga memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi selama menjalani pendidikan, diantaranya Siswa terbaik cendekia.

“Salah satu siswa atas nama Moh. Al Azhar adalah Bintara terbaik yang dilantik di wilayah Polda Jatim dari anak seorang buruh,” ungkap Kapolda Jatim.

Seperti yang disampaikan Kapolda Jatim ,Yang paling menggugah adalah cerita di balik perjalanan Muh Al Azhar hingga mampu meraih prestasi terbaik. Anggota Bintara Polri asal Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi itu mampu membuktikan prestasinya dengam nilai 80,125. walaupun dengan segala keterbatasan ekonomi keluarga .

Pada kesempatan ini siswa Bintara baru TA 2019-2020 juga menampilkan peragaan pengamanan Pilkada serentak. Untuk menghibur tamu undangan yang hadir sekaligus tunjukkan metode penanganan Polri dalam menghadapi para demonstran yang anarkis jelang Pilkada , siswa Bintara baru TA 2019-2020 juga menampilkan simulasi pengamanan .
Suasana Panas Pilkada, seolah -olah Gedung KPUD dikepung massa karena seseorang Jago yang di usung gagal ikuti pilkada tak lolos tes kesehatan, kemudian Tim pengamanan polisi model berlapis, garda depan diisi tim pasukan pakai Surban dan Peci putih, garda belakang pasukan anti huru hara, dalam menenangkan demonstran, pasukan ini melafalkan bacaan Asmaul Husna, kemudian sholawat, akhirnya deminstran tenang kemudian KPU menemui demonstran sambil menjelaskan persoalan pilkada yang sesuai dengan peraturan yang berlaku , Massa pun sadar dan membubarkan diri.

“para bintara baru ini nantinya kami terjunkan ikut pengamanan Pilkada serentak, makanya untuk Jawa timur Kami prioritaskan pengamanan Pilkada, dalam peragaan itu kita tonjolkan bacaan Asmaul khusnah dan sholawat untuk melakukan pengamanan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan inspirasinya,” jelas Kapolda Jatim.

“Sebanyak 685 Bintara baru ini nantinya akan diterjunkan langsung dalam pengamanan Pilkada Serentak di Jawa timur, setelah menjalani libur selama 12 hari,” pungkas Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.

Usai acara pelantikan dan peragan pengamanan pilkada, para bintara remaja selanjutnya diperbolehkan bertemu dengan keluarganya. Mereka di minta sujut syukur kepada tuhan dan sujud dihadapan orang tuanya masing-masing untuk memperoleh restu orang tua, sekaligus berterimakasih atas jasa mereka. ( im )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini