MEDIA PURNA POLRI,NTT- Kasat Binmas Polres Sabu Raijua (Sarai) Iptu Mikael Wila Here menjadi pembina Upacara Bendera bertempat di halaman SMA Negeri 1 Sabu Tengah, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (2/03/2020).

Dalan amatnya Kasat Bimas Sabu Raijua, Iptu Mikael Wila Here mengajak semua guru dan siswa untuk selalu bersyukur oleh karena penyertaan Tuhan sehingga masih diberi kesempatan untuk menikmati hari baru di awal bulan Maret 2020 ini.

“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Polres Sarai bagian Binmas ketika mendapat kesempatan untuk bersama dengan bapak ibu guru dan para siswa mengikuti Upacara Bendera, apalagi kami di percayakan sebagai Irup atau pemimpin upacara,kiranya kehormatan dan kebanggaan ini pula menjadi bagian dari bapak, ibu guru serta para peserta didik karena SMAN 1 Sabu Tengah mendapat kunjungan pertama kali dari pejabat utama Polres Sabu Raijua setelah terbentuk pada bulan desember lalu,” kata Iptu Mikael Wila Here.

Iptu Mikael melanjutkan, Kehadiran Polres Sabu Raijua tentu bagi daerah ini dan masyarakat Sarai akan mengalami dan merasakan perubahan pelayanan baik didalam pengurusan administrasi yang berkaitan dengan kebutuhan seperti pelayanan SIM,STNK, SKCK, dan surat-surat keterangan lainnya termasuk didalamnya memberikan perlindungan dan kepastian hukum dalam upaya penegakan hukum itu sendiri.

Para siswa sebagai generasi muda adalah sebagai sumber daya yang harus diperdayakan dan perlu mendapat bimbingan dan penyuluhan bukan saja melalui kegiatan kurikuler tapi juga lewat kegiatan ekstra kulikuler. Untuk itu maka Polres Sabu Raijua memandang hal ini penting maka saya di perintahkan oleh Kapolres Sabu Raijua untuk melakukan kegiatan ini dengan harapan supaya para siswa mendapat pembekalan terutama dalam hal disiplin dan sopan santun serta tatakrama dalam membangun komunikasi baik antar sesama siswa, guru, orang tua bahkan dengan semua orang di lingkungan beradaptasi.

“Keterbukaan informasi publik kita tidak bisa hindari, ini pertanda bahwa Bangsa kita menjunjung tinggi hal itu dan menempatkan asas kebebasan mengeluarkan pendapat di jamin oleh undang-undang hanya saja selain informasi yang positif ada juga informasi negatif yang di suguhkan di media, baik itu media sosial maupun media lain yang bisa di akses oleh karena itu kami menghimbau sapaya kita semua mampu menyaring informasi tersebut, cari tahu dulu kebenaran informasinya baru kita share atau bagikan ke publik, manakala berita-berita atau informasi itu hoax maka akan berdampak kepada kita yang turut membagikan atau mengshare berita di maksud,” jelasnya.

Sedangkan terkait dengan beredarnya rekaman video perkelahian dua orang siswi yang di duga adalah oknum siswi SMAN 1 Sabu Tengah pada beberapa hari lalu, kami berharap bapak ibu guru untuk mengevaluasi nya karena informasi yang kami peroleh bahwa peristiwa tersebut terjadi pada saat jam pelajaran.

“Bila perlu sekolah mengundang orang tua murid dan di himbau untuk sama-sama melakukan pengawasan tidak saja di sekolah oleh guru tapi juga di rumah sebagai tanggung jawab orang tua,” tandasnya.

Lebih lanjut di katakan Iptu Mikael, miris rasa nya kami sampaikan ini karena kesannya seakan-akan guru dan orang tua sepertinya telah lalai mendidik anak-anak kita sebagaimana bulian, kecaman di media sosial paska beredarnya video tersebut.

“Ada yang berkomentar bahwa orang tua tidak tahu didik, guru tidak awasi dan sebagai nya, itulah dinamika yang terjadi saat sebuah peristiwa terjadi maka banyak yang menjadi kambing hitam, oleh karena itu di mohon kepada para siswa agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri, orang tua, para guru serta lembaga pendidikan dimana anda menimba ilmu.

Pada kesempatan tersebut juga Iptu Mikael mengajak semua terkait dengan Kabupaten Sabu Raijua tahun ini akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah, agar mari kita sama-sama menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban, jauhkan isu sarah, ujaran kebencian dan Hoax.

Akhir kata Iptu Mikael atas nama Kapolres Sabu Raijua menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya Kepada bapak ibu guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. “Kami tahu tugas yang kalian emban sangat berat,betapa tidak anda semua dihadapakan dengan karakter dan prilaku anak didik yang datang dari berbagai macam latar belakang keluarga,” ujarnya.

Pesan Iptu Mikael kepada para siswa, selamat belajar, raihlah cita-cita agar kelak orang tua, keluarga serta daerah ini bangga terhadap kalian. Kalian semua adalah harapan maju tidak nya daerah ini kedepan. Semua ini berada di pundak siswa/siswi. (Oscar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini