
Media Purna Polri, Tolitoli — Peristiwa ini terjadi diwilayah Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah, sabtu (1/2/2020).
Kasubag Humas Polres Tolitoli AKP Moh. Rizal H.Bandi dalam keterangannya kepada wartawan MPP mengungkapkan, mayat seorang lelaki yang ditemukan tergeletak di areal persawahan desa Pinjan Kecamatan Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli itu, diketahui bernama Ardin Jawali yang berprofesi sebagai petani didesa setempat.
“Tadi sekitar Jam 08.30 wita bertempat di Dusun Durian, Desa Pinjan,Kec.Tolitoli Utara Kab.Tolitoli telah ditemukan mayat seorang laki-laki di dekat lokasi persawahan warga,” ujar AKP Moh. Rizal saat ditemui diruang kerjanya, sabtu (1/2/2020).
Dikatakan, korban diketahui bernama Ardin yang berprofesi sebagai petani.”Identitas korban sudah diketahui, berdasarkan keterangan saksi an. Rudi yang juga merupakan kakak korban.
Berdasarkan hasil oleh TKP tim resmob Polsek Tolitoli Utara, terungkap kronologis, awalnya Korban turun dari rumahnya sekira jam 21.00 wita jumat (31/1/2020).
“Korban pamit dari rumah Di dusun Maleo, Desa Pinjan Kec.Tolitoli Utara namun yang bersangkutan tidak pulang kerumah, nanti pada sekitar pukul 08.00 wita–Rudi kakak korban–mengecek ke sawah yang digarap oleh korban yang terletak di Dusun Durian Desa Pinjan Kec.Tolitoli Utara dan pada saat sampai di lahan sawah dirinya terkejut melihat korban dalam keadaan posisi badan telungkup di tanah serta tali cengkeh yang terikat ditangan dan tali tersambung dengan tangki yang berisi air yang tersambung ke dahan pohon mangga serta leher korban terlilit tali nilon,” ungkap AKP Rizal Bandi.
Ditambahkan, saat itu disekitar TKP terdapat motor korban terparkir sekitar 4 meter dari korban dan juga terdapat tiga botol racun merek klensect dan satu buah wadah bekas cat ukuran setengah liter.
Saat ditemukan, kata AKP Rizal, dari mulut korban keluar cairan berbusa dan berbau.”Jadi dugaan kuat korban minum racun lalu gantung diri” tandasnya.
Pengembangan yang dilakukan aparat Polsek Tolitoli Utara, korban tidak ada perselisihan dengan keluarga maupun orang lain.
“Malah sebelum korban turun dari rumah korban sempat mencium istri korban hal yang tidak biasa dilakukan oleh korban, dan terungkap korban sempat membeli 3 botol racun merek Klensect (racun hama) di salah satu warung warga setempat”. ungkapnya.
Kasubag Humas Polres Tolitoli AKP Moh. Rizal H.Bandi menyebut, sampai saat ini polisi masih terus mendalami motif dibalik peristiwa tersebut. (Irfan/Umar).



