Media Purna Polri, LamSel – Camat ketapang bersama kepala desa sambangi warga dusun 1 desa ketapang kecamatan ketapang lampung selatan yang terdampak banjir. Senin,(30/12/2019)

Akibat hujan yang mengguyur wilayah desa ketapang pada sabtu malam ( 28/12 ) menyebabkan puluhan rumah warga desa ketapang, khususnya dusun 1 terendam air sampai menjelang pagi.Hal tersebut dituturkan ani farida salah satu warga yang rumahnya terendam air.

Rumah saya kebanjiran mas, padahal hujan itu nggak terlalu deras, ini gara-garanya ada jalan cor beton yang ada didepan rumah, karena cor beton itu posisinya lebih tinggi dari tanah pekarangan rumah kami, jadi air hujan berbalik sehingga merendam rumah warga dusun 1.Kata Farida.

Masih kata farida, selain posisi jalan yang lebih tinggi dari rumah warga, banjir juga di sebabkan oleh tidak adanya drainase atau saluran pembuangan air, dan saat panas, jala itu berdebu karena kualitas jalan itu buruk, Kata farida lagi.

Didi warga dusun 1 lainnya yang rumahnya juga terendam air hujan menyampaikan terkait persoalan sampah, dahulu kades hamsin pernah berjanji akan membuatkan tempat pembuangan sampah.

sewaktu kampaye, kepala desa berjanji akan membuatkan kotak pembuangan sampah, dan janji kampanye itu dibuat secara tertulis, sekarang ini kami tagih janji itu. Ungkap didi dihadapan camat dan kades ketapang.

Selaku camat ketapan lampung selatan, Madro’i mendengar langsung keluhan warga dusun 1 desa ketapang terkait persoalan yang tengah dihadapi warga dusun 1, pihaknya mengajak warga untuk mencari solusi tercepat untuk meminimalisir banjir, dikhawatirkan ketika hujan turun akan menyebankan banjir lagi. Terangnya.

Untuk meminimalisir banjir, kami menyarankan pada warga untuk membuat saluran drainase sementara disamping jalan rabat beton yang dibangun oleh pemerintah daerah, secara bergotong – royong. Ucapnya.

lanjutnya, Saya sampaikan lagi, solusinya dari kita untuk kita, dari badan jalan itu satu meter kita akan buat berem setengah meter dan setengah meter lagi untuk drainase. Ucapnya lagi.

Madro’i Camat ketapang menegaskan semua aparat desa dan karang taruna desa ketapang harus ikut mengerjakan penggalian saluran drainase didusun 1.tersebut. Tegasnya.

Jadi, mulai besok kita bergotong royong untuk menggali drainasedan masing-masing warga bawa alat kerja seperti cangkul dan linggis. Saya sarankan, warga harus kompak bergotong – royong dan jangan membuang samoah sembarangan, karena banjir ini juga dipicu oleh sampah. Himbaunya.

Prihal jalan rabat beton yang berdebu, selaku camat ketapang, madro’i akan berkonsuktasi oada dinas PUPR lamsel untuk mencari solusi yang tepat.soal jalan cor berdebu, saya akan konsultasi oada dinas PUPR, karena saya bukan ahli dalam hal ini. Pungkasnya.

Selaku kepala desayang baru 4 bulan menjabat, hamsin menyampaikan permohonan maaf pada warga atas Persoalan yang menimpa warga dusun 1.

Kami selaku pemerintah desa mohon maaf, akibat pembangunan jalan cor beton ini menimbulkan banjir yang mengakitkan rumah warga terendam air , sebelumnya kami telah mewanti-wanti saat pembangunan masih berjalan. Sebenarnya kami malu karena warga datang mengadu langsung kecamat. Katanya.

Saya meminta pada warga untuk kompak bergotong royong menciptakan solusi persoalan yang saat ini kita hadapi. Secepatnya saya bersama pak camat akan kedinas PU, supaya ada solusi secara permanen untuk drainase dan berem dan jalan cor beton yang berdebu. ujarnya.

Lebih lanjut, Karena jalan ini wewenang pemkab lamsel, saya akan kedinas pemberdayaan masyrakat desa (PMD) lamsel, apakah dranase dan berem jalan tersebut bisa dibangun dengan Dana desa atau tidak. Pungkas hamsin.( Saman,H.)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini