Media Purna Polri, Lampung Selatan. Pemerintah Desa Bakauheni tahun 2020 mendatang, prioritaskan pembangunan fisik. Kamis, (26/12/2019). Pembangunan jalan lingkungan di Desa Bakauheni tahun 2019 sudah maksimal dan siap digunakan oleh masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Sahroni selaku Kepala Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan di ruang kerjanya.

Untuk tahun ini, di Desa Bakauheni telah di bangun jalan rabat beton, tinggal gang-gang saja yang belum, ucapnya. Desa Bakauheni tahun 2019 mendapat kucuran anggaran dana desa (ADD) dan dana desa ( DD) sebesar Rp.1,4 milyar lebih.  Semuanya sudah teralisasi secara maksimal dan pada tahun mendatang Pemdes Bakauheni berharap ada penambahan dana desa karena untuk Desa Bakauheni, jelasnya.

Desa Bakauheni memiliki luas wilayah 2.550 hektar yang terdiri dari: 18 Dusun dan 54 Rt, dengan 3.400 KK serta penduduk sebanyak 15.000 jiwa. untuk itu saya berharap, Pemerintah pusat agar menambah ADD dan DD Bakauheni karena wilayah kami sangat luas, ujarnya.

Sahroni pun memaparkan di wilayah Desa Bakauheni saat ini masih ada jalan lingkungan di Dusun Minang Gading, Sringitik dan Dusun Kampung Jering yang masih dalam keadaan rusak. Beliau pun berharap, kepada anggota dewan dapil 3 untuk membantu mengusulkan ke Pemkab Lampung Selatan agar membangun jalan tersebut.

Sahroni menjabat selaku Kepala Desa sejak Juli 2015 lalu dan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan rancangan program kerja untuk tahun 2020 mendatang. Adapun rencana program pembangunan Desa Bakauheni untuk bidang pembangunan fisik yakni, pembuatan Talut, gedung Paud di 4 Dusun.

Sudah ada 14 gedung Posyandu dan masih ada 4 Dusun yang belum memiliki gedung Paud seperti: di Dusun Semampir, Kampung Jering, Sukarame dan Dusun Kenyayan Atas. Untuk bidang kepemudaan, tahun depan akan ada turnamen bola voli, sepak bola dan turnamen bulu tangkis, ucapnya.

Lebih lanjut Sahroni berkata, di bidang kemasyarakatan Pemdes Bakauheni akan menganggarkan untuk kegiatan lomba rebana dan lomba mengaji. Untuk akan ada kegiatan PKK desa, akan diadakan lomba paduan suara (koor), lomba senam dan lomba nasi tumpeng serta pembinaan kader PKK, karena hidupnya desa tergantung dari kegitan PKK, ujarnya.

Untuk Bumdes, kami stop sejak tahun 2017 karena tidak jalan, lebih baik dananya kami alihkan kepembangunan fisik. Di khawatirkan dana Bumdes tersebut tidak digunakan secara efektif dan prioritas tahun depan kami fokuskan kepada pembangunan fisik, pungkasnya.  ( Saman. H )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini