
Media Purna Polri, NTT — Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menggelar kegiatan Latihan Pengelolaan Program dan Penyuluhan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (LP3 PKK) bagi kader PKK Kota Kupang, bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali kota Kupang, Rabu (10/7).
Mewakili Wali Kota Kupang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ir. Clementina R. N. Soengkono sekaligus membuka kegiatan.
Turut hadir mewakili Ketua PKK Elisabeth Lies Rengka, SST., Camat, Lurah, dan para Kader PKK.
Peserta LP3PKK sebanyak 57 orang yang berasal dari 51 Kelurahan se Kota Kupang, dan 6 Kecamatan se Kota Kupang dengan kriteria peserta Ketua/Sekretaris atau Ketua Pokja TP. PKK Kelurahan/Kecamatan yang belum pernah mengikuti LP3PKK, memiliki kemampuan dan kemauan untuk mensosialisasikan materi pelatihan kepala Kader PKK lainnya dan memiliki komitmen untuk mengikuti kegiatan pelatihan secara penuh dari awal sampai akhir kegiatan.
Latihan Pengelolaan dan Program Penyuluhan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (LP3PKK) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan bagi Anggota Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan agar mau dan mampu menjadi pembimbing, pengelola dan penyuluh 10 Program Pokok PKK maupun program-program pemerintahan yang erat kaitannya dengan 10 program pokok PKK.
Maksud dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan pemahaman pengurus TP. PKK Kecamatan dan Kelurahan dalam melaksanakan 10 program pokok PKK serta mensinergikan program kerja PKK dengan pemerintah sebagai mitra kerja di wilayah masing-masing.
Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan para pengurus TP. PKK baik di tingkat Kota, Kecamatan maupun Kelurahan dalam mengenal serta memahami perkembangan kegiatan pembangunan yang ada kaitannya dengan pemberdayaan keluarga di wilayah kerja masing-masing. Selain itu, juga bertujuan untuk membangun persamaan persepsi dalam mengemban tugas sehingga dapat dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab, optimis, kritis, profesional serta integritas yang tinggi.
Ketua Panitia, Yermiyanti Dima, S.E. dalam sambutannya mengatakan Pelatihan ini menggunakan pendekatan ‘andragogi’, mengutamakan partisipasi dari peserta.
Yermiyanti menjelaskan, materi ini disajikan sebagai penguatan, sedangkan porsi yang lebih besar diberikan dalam bentuk diskusi, penugasan, simulasi dan atau praktik.
“Semua tugas atau praktik yang diminta oleh Instruktur (baik tugas individual maupun kelompok) harus dipenuhi sebagai bagian dari proses pencapaian kompetensi lulusan, strategi penyampaian materi dilakukan dengan ceramah, simulasi, permainan, diskusi dan tanya jawab, penugasan, presentasi, dan evaluasi”, jelas Yermiyanti.
Wali Kota Kupang, Dr. Jefirston R. Riwu Kore, MM., MH., dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ir. Clementina R. N. Soengkono menyampaikan “PKK hadir dengan program-program kerja yang selaras dengan program pemerintah guna terwujudnya keluarga sejahtera”.
“Untuk itu PKK harus mampu meningkatkan kualitasnya baik secara organisasi maupun perorangan,” ungkapnya.
Berkenan dengan hal itu, diperlukan pemantapan pengelolaan gerakan PKK dengan memanfaatkan sumber daya yang lebih berdaya guna.
“LP3PKK merupakan bagian strategis dari kegiatan PKK karena pelatihan ini merupakan wadah peningkatan kemampuan dan keterampilan serta berbagai informasi terkait gerakan PKK yang terus menerus mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman,” terangnya.
Mantan Anggota Komisi X DPR RI ini berharap kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk saling berdiskusi, membangun kerja sama serta mencari solusi untuk setiap permasalahan yang dihadapi.
Dirinya mengajak semua yang hadir untuk mendukung program pembangunan yang sudah berjalan di Kota Kupang melalui ide, kritik, dan saran yang konstruktif.
“Karena membangun Kota Kupang bukan merupakan tanggung jawab pemerintah kota semata, namun merupakan tanggung jawab kita semua demi mewujudkan masyarakat Kota Kupang yang maju, mandiri dan sejahtera,” tutup Clementina.
(Oscar/Hms)



