MEDIA PURNA POLRI,KEPSUL- Bupati Kepulauan Sula, Maluku Utara, Hendrata Thes, diduga bohongi Masyarakat. Kenapa tidak, panen raya yang dilakukan oleh Bupati bersama rombongan itu adalah milik warga yang diduga dibuat seakan-akan padi ladang milik Pemda melalui Dinas Pertanian.

Padahal, Padi ladang yang berlokasi diantara Desa Fukuweu- Desa Wainin, Kecamatan Sanana utara, milik warga Desa Waihama, Kecamatan Sanana, Isra Sibela. Rencana satu minggu panen baru diketahui oleh Kadis Dinas Pertanian.

Hal ini diakui Isra saat ditemui awak media di rumahnya Minggu (7/7/2019) bahwa, pada saat padi sudah menguning dan siap panen baru Kadis Pertanian Idris Ahmad Baguna datang dengan tawaran agar panen bersama dengan Bupati. Padahal, dari awal padi itu tanam hingga panen tidak ada satupun bantuan yang diberikan oleh Pemda Kepulauan Sula. Bahkan, Pemda mengetahui kebun padi ladang itu setelah ada yang selfie dan mengapload di sosial media (Sosmed), Kata Isra.

Padi ladang yang ada dilahan satu Hektar lebih itu saya dan keluarga punya, lahan, saya punya, bibit juga saya punya, kelompok tani juga tidak ada. Intinya tidak ada bantuan apapun dari Pemda Kepulauan Sula. Jadi pas panen itu Pemda kasih bantuan satu unit motor tossa. Kadistan janji akan memberi bantuan pagar dari drum aspal dan bibit jagung manis untuk penanaman selanjutnya, Jelas Isra.

Lanjut isra, pihaknya disarankan oleh salah seorang keluarganya agar kordinasi dengan Dinas Pertanian supaya mereka bisa beri bantuan pagar karena pagar juga sudah rusak. Dimana, kordinasi itu pun padi sudah siap panen karena hanya dalam waktu satu minggu sudah panen, maka Dinas Pertanian hanya berikan bantuan motor roda tiga Tossa.

Sebelumnya, pihaknya membuat proposal ke Pemda hanya salah sasaran sehingga masuk ke Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) tapi tidak ada hasil mungkin salah salah Dinas, seharusnya ke Dinas Pertanian,Ujarnya. (Isto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini