
Media Purna Polri, Kupang — Drs. Ambrosius Korbaffo M.Si sebagai ketua ring arena pelaksana event tinju beberapa waktu lalu di Mbay memberikan klarifikasi sekaligus melunasi sisa uang tiket pesawat Java Timor Trevel saat kegiatan kejuaraan tinju amatir dan profesional (Ampro) di Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Sebelumnya di beritakan oleh media ini, Kamis 30 Mei 2019 dengan Judul ” Tidak melunasi uang tiket ke Mbay, Ambrosius Korbaffo Cs akan di polisikan”. maka hari ini, Jumat (31/5/2019) bertempat di Transmart Kupang, Drs. Ambrosius Korbaffo, M. Si, bersama Ibu Iin Suwardi karyawan dari Java Timor Trevel memberikan klarifikasi sekaligus melunasi sisa uang tiket pesawat ke Mbay sejumlah Rp 46.498.550.

Ambrosius kepada media ini menyatakan bahwa, sebenarnya diantara kami tidak ada persoalan. ini hanya miskomunikasi antara Ibu Iin Suwardi selaku pihak trevel dengan kami sebagai panitia.
“Memang kegiatan itu ada panitianya.yang menjadi ketua adalah Pak Kasmir dan dia yang bertanggung jawab penuh baik kedalam maupun keluar”, Katanya.
Ia melanjutkan, Sementara posisi saya bukan panitia, penanggung jawab atau penasehat. tetapi karena ini event tinju, dan ring arena merasa memiliki event ini maka kami merasa bertanggung jawab bersama. dan kami juga berterima kasih kepada Ibu Iin yang sudah sabar dan tulus membantu kami sehingga kegiatan tinju di Mbay dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.
“Memang kami bukan sengaja terlambat membayar akan tetapi panitia mengalami persoalan yakni kegiatan ini di tolak oleh tokoh adat dan tokoh masyarakat terkait penggunaan tenda dan ring. menurut mereka tidak boleh. untuk itu maka panitia harus selesaikan secara adat dengan memotong 2 ekor kerbau sebelum dan sesudah kegiatan sehingga menimbulkan ongkos baru”, ujarnya.
Untuk itu maka saya mewakili panitia memohon maaf kepada pihak trevel dalam hal ini Ibu Iin atas keterlambatan pembayaran. kami berharap kedepan kita tetap jalin kerja sama.
Sementara itu Iin Suwardi selaku karyawan Java Timor Trevel juga memohon maaf kepada panitia terutama pak Ambrosius karena terlalu cepat mengambil keputusan untuk naikan persoalan ini di media. akan tetapi kalau tidak seperti ini maka yang pasti pembayarannya masih lama sementara dia di tekan terus oleh pemilik trevel.
“Niat saya untuk mempolisikan Pak Ambrosius Cs, saya tarik kembali pernyataan itu. dan dengan dilunasinya sisa uang tiket tersebut maka di antara kami tidak ada persoalan lagi”, Pungkas Iin Suwardi.
(Oscar MPP)



