MEDIA PURNA POLRI,KUPANG – Jelang pemilihan Umum yang dilaksanakan secara serentak Rabu 17 April 2019 mendatang. Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTT mengajak masyarakat untuk tidak Golput dengan mendeklarasikan Gerakan Rabu Putih.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua GP Ansor NTT, Abdul Muis didampingi Ketua Panitia Harlah NU Ke 93 GP dan Sekertaris GP Ansor Kota Kupang, Achan Pua Upa saat menggelar jumpa pers di Sekertaris Bersama NU Minggu (31/3/2019).

Menurut Abdul Muis, jelang hari pelaksanaan pemilihan Umum yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Indonesia Pimpinan GP Ansor dan Banser se-Indonesia mengambil langkah taktis mengajak masyarakat untuk mengikuti pemilu damai, pemilu yang anti hoax dan pemilu yang anti ujaran kebencian serta isu sara.

”Ini Instruksi dari Pimpinan Pusat GP Ansor kepada semua kader GP Ansor dan Banser untuk membantu TNI- Polri mengamankan situasi hari pemungutan suara dan perhitungan suara di TPS -TPS seluruh Indonesia,” ungkap Muis.

Lanjutnya, Alasan Gerakan Rabu Putih merupakan gagasan besar pada Rakornas Pimpinan Pusat GP Ansor pada 25 Maret 2019 dimana pada Rakornas tersebut mencermati dimanika menjelang Pemilu.

GP Ansor menilai ada upaya yang dilakukan untuk menggangu situasi keamanan dengan adanya hoax dan fitnah serta ujuran kebencian maka pimpinan pusat meminta kader GP Ansor dan Banser unruk mengenakan baju putih pada Rabu 17 April 2019 mendatang untuk menangkal isu-isu yang menyesatkan tersebut.

“4 juta Kader Ansor dan Banser se- Indonesia diwajibkan mengenakan baju putih menuju TPS dengan mengajak keluarga tetangga untuk gunakan hak suaranya”, Kata Abdul Muis.

Abdul Muis berpesan, Jangan percaya hoax, ujaran kebencian karena pemilu mendatang dipastikan berjalan damai dan aman. Mari kita bersama mensukseskan pesta demokrasi ini.

(Oscar MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini