MEDIA PURNA POLRI,NTT – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) NTT, Brigjen Pol Drs. Johni Asadoma SH, M.Hum, melakukan kegiatan penyuluhan dan bimbingan bagi Siswa/Siswi serta Alumni SMA Negeri 1 Kupang terkait tertib berlalulintas dan hindari berita hoax serta penyakit masyarakat lainnya.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan SMA Negeri 1 Kupang, Jalan Cak Doko Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo Kota Kupang pada Selasa (19/2/2019).

Dalam kegiatan ini di ikuti oleh Kapolsek Oebobo, para alumni, siswa/siswi, Kepala Sekolah serta para Guru dan pegawai SMA Negeri I Kupang.

Kegiatan ini di awali dengan apel pagi pada pukul 07.00 wita dan dipimpin langsung oleh Waka Polda NTT.

“Saya sebagai Waka Polda NTT dan Alumni SMA Negeri I Kupang datang berkunjung ke sini untuk bertemu dengan siswa/siswi guna memberikan penyuluhan dan bimbingan karena SMA Negeri I Kupang banyak melahirkan pemimpin, baik tokoh – tokoh di tingkat provinsi, maupun di tingkat Nasional jadi siswa/siswi harus berbangga bisa bersekolah di sini”, ungkap Waka Polda.

Ia melanjutkan, Untuk adek – adek ketahui banyak yang hendak sekolah disini tetapi tidak semua bisa merasakan sekolah disini Karena untuk masuk disini harus melalui seleksi tes yang cukup ketat. Jadi semua murid disini adalah siswa/siswi yang hebat. Sehingga kalian bisa bersekolah di sekolah yang dibanggakan ini.

“Saya dapat informasi dari kepala sekolah bahwa tahun depan akan ada pengurangan siswa,jadi tentu mengurangi jumlah yang masuk kesekolah ini dan tentu akan selektif siswa yg akan masuk di sekolah ini”, kata Asadoma.

Lebih lanjut Waka Polda, Pertama saya sebagai waka polda menyampaikan berbagai himbauan kantibmas keamanan dan kertiban masyarakat. Dan Untuk siswa /siswi ketahui tugas Polisi itu ada tiga yakni, Menjaga kantibmas keamanan dan ketertiban, Penegakan hukum, dan Mengayomi melayani masyarakat.

“Jadi apabila Polisi ada yang menilang pelanggar lalu lintas di jalan itu adalah menegakan hukum”, katanya.

Saya sering lewat dari sekolah ini dan saya liat banyak motor yg parkir di sekolah ini, saya minta kepada siswa /siswi setiap pengendara motor wajib  memiliki Sim, untuk adek – adek ketahui diluar negeri kalau tidak memiliki sim itu aturanya berat dan dendanya puluhan juta.

Salah satu Negara maju adalah peraturan dalam undang – undang, baik itu peraturan dirumah, disekolah maupun di masyarakat.

Saya sampaikan kepada adek – adek harus belajar dari sekarang. Tertib disiplin dan taat aturan. Kalau kita tidak ikuti aturan itu kita tidak akan maju. Sekarang ini banyak sekali berita hoax di medsos yang bisa menghancurkan kehidupan sosial. Ini sangat berbahaya.

Jadi saya sampaikan kepada adek – adek kalau ada berita hoax jangan disebar luaskan.

Gunakanlah handphone dengan menggunakan informasi yg bermanfaat yang berguna bagi diri kita dan masyarakat. Berita – berita  hoax yang berhubungan dengan agama dan sosial ini sangat bahaya.

Sekarang ini banyak sekali penyakit masyarakat, seperti Narkoba, miras dan sebagainya. Saya harap siswa / siswa tidak terjun ke dunia tersebut,dikarenakan itu sangat merusak diri kita sendiri.

“Saya sebagai senior alumni SMA Negeri I Kupang menyampaikan agar siswa /siswi memanfaatkan waktu dengan benar agar menjadi orang yang maju”, jelasnya.

Waka Polda juga sempat menceritakan perjalanan hidup semenjak sekolah di SMA Negeri I Kupang dan menjadi atlit sampai menjadi Waka Polda NTT.

Kegiatan dilanjutkan dengan  memanggil perwakilan siswa /siswi tampil kedepan dan waka Polda memberikan pertanyaan dengan menggunakan bahasa ingris dan bagi yang lancar menggunakan bahasa ingris akan di berikan Surprise.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, ramah tamah dengan kepala sekolah serta para guru dan pegawai SMA Negeri I Kupang.

Untuk diketahui, Kegiatan penyuluhan dan bimbingan yang dilaksanakan oleh waka Polda bertujuan untuk lebih mendekatkan aparat kepolisian dengan siswa/siswi dan masyarakat serta membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Dengan kegiatan ini pula diharapkan akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat, sehingga dengan rasa percaya ini diharapkan Polri akan bersinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan ini akan terus dilakukan disekolah-sekolah yang ada di kota Kupang yang bertujuan untuk memberikan pengertian  agar siswi /siswa patuh kepada aturan dan hukum untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

(Oscar MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini