
MEDIA PURNA POLRI,KUPANG – Diduga Karena stres penyakitnya tak kunjung sembuh, Warga RT 12/RW 03, Jalan Amanuban, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, NTT, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Pria yang dikenal bernama Joni Frids Banoet (34) itu ditemukan tewas gantung diri oleh Ibunya, Martha Tajo Tallo (63) di dalam kamar tidurnya sekitar pukul 11.00 Wita, Rabu (6/2/2019).

Kapolsek Oebobo, Kompol I Ketut Saba saat di wawancarai oleh awak media di tempat kejadian perkara (TKP) menyatakan, Korban sekitar Pukul 10.00 di ajak Ibunya, Martha Tajo Tallo ke rumah sakit Dedari untuk berobat karena korban sudah mengalami sakit yang cukup lama.
Namun korban malah menyuruh Ibunya duluan ke rumah sakit untuk mendaftar dan dia akan menyusul dengan sepeda motor.
Namun, ketika Ibunya tiba di rumah sakit, korban tak kunjung datang.
Firasat buruk, ibunya pun pulang ke rumah dan ketika membuka pintu kamar, dia melihat anaknya sudah tewas gantung diri.
Martha langsung keluar rumah dan berteriak memberitahukan kejadian itu ke tetangganya.
Lanjut Kapolsek Oebobo, dugaan awal korban mengalami sakit strok, dan informasi yang di peroleh menyebutkan korban juga tertutup dan tidak mau bergaul.
“Babinkamtibmas kami pernah datang jenguk dia (korban-red), tetapi korban tidak mau bertemu. Korban juga sering mengatakan ingin bunuh diri karena sakit yang di deritanya tidak pernah sembuh – sembuh”, Ucap Kapolsek.

Sesuai olah TKP dan identifikasi, Kapolsek sampaikan bahwa dugaan sementara korban meninggal dunia karena bunuh diri.
Lebih lanjut Kapolsek, nanti kita lihat hasil outopsi dari rumah sakit. Kami juga sudah mengamankan barang bukti berupa tali yang di pakai korban dan pakaian korban.
“Untuk hasil lebih lanjut kita tunggu hasil outopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uli”, Pungkas Kapolsek Oebobo.
(Oscar MPP)



