MEDIA PURNA POLRI,TALIABU- KNPI Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak Kapolda dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara mengusut tuntas anggaran pengadaan bibit sapi senilai Rp 3 Milyar yang diduga fiktif.

Pasalnya anggaran yang bersumber dari APBD 2016 lalu diduga telah dicairkan seratus persen (100%), namun bibit sapi tersebut tidak diadakan hingga saat ini.

Wakil Ketua Bidang Politik Daerah KNPI Pultab, Riki Yakub Ode Antea kepada Media Purna Polri Sabtu (22/12/2018), menyebutkan, Pengadaan Bibit Sapi senilai Rp. 3 miliar yang dianggarkan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan hingga saat ini tidak juga ada alias fiktif.

Pasalnya, pemenang lelang tender yang ditetapkan oleh Pokja adalah PT. Putra Karella Mare dengan besaran nilai kontrak sebesar Rp. 3.051.402.000,00, dengan volume 307 ekor bibit tersebut,Ungkap Yakub.

“Spesifikasi pengadaan bibit sapi yakni Dwiguna (sapi bali), warna bulu merah bata, sapi dalam keadaan sehat bebas dari penyakit hewan menular yang dinyatakan oleh dokter yang berwenang, bebas dari cacat fisik, bebas dari cacat reproduksi, dan tidak menunjukkan gejala kemanjiran. Umur sapi 1,5-2 tahun, tinggi badan sapi 180 cm, panjang 115-120 cm, mempunyai surat ijin pembibitan dari karantina setempat serta surat ijin dari pengeluaran Ternak sapi ke lokasi asal ke lokasi tujuan.

Oleh karena hingga saat ini pengadaan bibit sapi itu belum juga ada maka kami dari KNPI Taliabu mendesak Kapolda dan Kejati Malut segera usut tuntaskan kasus ini,” Desak Choki sapaan akrabnya.(Rais)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini