MEDIA PURNA POLRI TALIABU- Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara, belum melakukan pembebasan lahan milik warga yang bakal dibangun sejumlah kantor. Salah satunya Rumah Sakit Umum (RSU) Bobong yang saat ini diduga berdiri kokoh diatas lahan milik warga yang belum dibebaskan.

Sedangkan lahan Polres, Kejaksaan dan Pelabuhan Tamping saat ini belum bisa membangun karena masih bersengketa. Padahal Pemda Pultab telah menggarkan anggaran kurang lebih Rp 6 Milyar yang diplot dari APBD 2018.

Berdasarkan informasi yang dikantongi dari salah seorang sumber terpercaya media purna polri, Sabtu (15/12/2018), menyebutkan, sejumlah lahan warga yang berlokasi di Kecamatan Taliabu Barat, diantaranya, lahan Rumah Sakit, lahan Polres, Lahan Kejaksaan dan lahan Pelabuhan Tamping telah dianggarkan sebesar Rp 6 Milyar yang diplot dari APBD 2018.

Anggaran milyaran rupiah itu rencana untuk pembayaran lahan milik warga tersebut. Namun hingga saat ini belum dilakukan pencairan karena permintaan pencairan belum dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR),Kata sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

“Tahun ini (2018 red) Pemda Pultab anggarkan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp 6 M dan anggarannya masih ada hingga saat ini belum terpakai hanya saja belum ada permintaan pencairan dari dinas PUPR.

Sedangkan Badan Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) siap proses pencairan jika permintaan pencairan sudah dilakukan oleh dinas terkait, jelas sumber yang meminta namanya tidak di publikasi.

Selain itu, Kapala Dinas PUPR M.Ridwan Buamona saat dihubungi via Whatsapp, mengakui masih dalam proses pencairan meski diakhir tahun anggaran. Pasalnya, belum penutupan tahun anggaran 2018, Kata Ridwan.

“Insya Allah dalam Proses pencairan, untuk akhir tahun ini kenapa tidak bisa kan belum tutup tahun anggaran” Jawab singkatnya via Whatsapp. (Rais)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini