
(MPP) Lampung Selatan – Masyarakat Dusun 7 Ogan Jaya Desa Neglasari,Kec,Katibung Lampung Selatan,Menyebutkan Aktivitas kegiatan Peledakan penambangan diatas Lahan Tol Yang Diduga,Dijadikan Lahan bisnis dan dikeruk Batunya oleh PT.Andesit Lumbung Sejahtera dan Hutama Karya(HK),DiWilayah Desa Setempat.
Selain diduga,diperjual belikan hasil batunya Ke PT.Andesit,Banyak Rumah Warga Yang Retak dari Dampak Kegiatan Peledakan penambangan Batu Tersebut.
Atas Informasi Dari narasumber yang terkena Dampak tersebut,Warga Setempat Saparudin menyebutkan tidak pernah Ada sosialisasi sebelumnya tentang Ada nya peledakan(Lahan batu)cuman Ada biaya pertama 10 juta ganti rugi rumah-rumah yang retak,”Katanya Sabtu,(24/11).
“Iya,itu pun cuman Dapat 150 ribu per orang Dan yang Ke dua dapat konfensasi sebesar 20 juta di karnakan bising dan getar ledakannya terlalu kuat Dan sudah mengganggu sekali,”Ungkapnya Safarudin Singkat.

Hal Berbeda Dari Keterangan PN Warga Dusun Ogan Jaya,Mengungkapkan,Disini HK cuman Subcone Dari Perusahan (PT Waskita Karya),Timbul Pertanyaan PN,Kenapa? bisa HK yang mengelola,Mengeruk dan menjual batu tersebut,”Tutur PN Kepada Media Purna Polri.
“Kan Lahan Tol Ini Milik Negara Menurut Saya PT.Waskita Dan HK Tidak Punya hak kelola tentang batu Karena Batu itu kepunyaan negara dan di jual Belikan Oleh Mereka ke Perusahaan PT. Andesit Lumbung Sejahtera(ALS).
Dirinya Menjelaskan,Terkait Jual Beli Hasil Bumi Itu, Diduga Ilegal.dan Saya Sudah Pernah Bertemu Langsung Dengan Pimpinan Proyek(Pimpronya),Dan Sejumlah Alat Berat dan orang-orangnya dari Perusahaan PT.Andesit,”Paparnya.
Saat Tim Media Purna polri turun kelapangan,Pihaknya PT.Waskita Karya dan Saudara Arip Hutama Karya(HK), Selaku penanggung jawab lapangan Ketika Akan dikonfirmasi sedang tidak dilokasi,Akhirnya Team Media Purna Polri,Hanya bertemu dengan Driver exsavator Bernama Kusnadi.
Salah Satu Pekerja Dari Perusahaan PT.Andesit Kusnadi Saat di tanya Media Purna Polri, Mengaku,Kegiatan Baru Berjalan satu bulan dalam perhari batu yang keluar sekitar 80 mobil dalam satu Tronton ia isi berkisar 15 kubik.”Ujarnya Saat Dilokasi,Sabtu,(24/11/2018).
“Untuk lebih jelas Hasil Tambang ini dibawa Ke PT.Andesit Atau Bukan Silahkan Awak Media Tanya Ke Ceker Proyek Saudara Odih,”Kilahnya.
Dari Pantauan Warga Desa Setempat Kegiatan Penambangan Lahan Tol Diwilayah Dusun Ogan Jaya Tersebut Sudah Lebih dari Satu Bulan, Berjalan.
Ijin peledakan dan Pemakaian BBM Jenis Solar Alat berat dan Armada Juga,” Kita Pertanyakan apakah mereka mengunakan BBM Solar Subsidi Atau Industri Itu Masih Remang remang,Ujar As Warga Yang Sehari-harinya mendapat debu dari Armada Tambang yang melintas diWilayah Desa Tersebut.
Dikonfirmasi terpisah,Odih Salah Seorang ceker perusahaan PT ANDESIT Terkait Hal itu,Ia Mengatakan,Kegiatan Pengerukan PT.Waskita dan Hutama Karya(HK), Didusun Setempat Pihaknya perusahaan(PT.Andesit),Cuman upahan mengiling batu Dan Dari Hutama Karya(HK),Ucapnya Dan batu Dari Lahan Tol tersebut untuk bangunan jalan di Pekan Baru.
Sampai Berita Ini diturunkan,Arip HK Selaku Penanggung jawab lapangan belum dapat dikonfirmasi.(Suwandi/Asmawan/Hen)



