MEDIA PURNA POLRI,KABUPATEN TEGAL- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) laksanakan penyerahan sertifikat tanah untuk 3.000 masyarakat Kabupaten Tegal di GOR Indoor Tri Sanja, Slawi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (9/11).
Sertifikat tanah itu diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada 12 perwakilan masyarakat penerima sertifikat tanah.
Sertifikat yang dibagikan pada kesempatan tersebut merupakan hasil pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018.
Banyaknya keluhan kasus sengketa tanah yang dialami oleh masyarakat menjadi salah satu faktor dilaksanakannya program percepatan pendaftaran tanah dan penyertifikatan tanah melalui PTSL oleh Pemerintah khususnya Kementerian ATR/BPN.
Saat ini Pemerintah sedang fokus melaksanakan PTSL di seluruh Indonesia guna memberikan jaminan hak atau kepastian hukum atas tanah yang dimiliki masyarakat.
“Setiap Saya kunjungan ke Daerah, banyak keluhan mengenai sengketa tanah yang terjadi di kalangan masyarakat, penyebabnya karena rakyat tidak mempunyai yang namanya sertifikat tanah, tidak punya bukti hukum atas tanah yang dimiliki. Sertifikat tanah itu bukti hukum atas tanah yang dapat menyelesaikan masalah sengketa tanah,” Ujar Presiden.
“Saat ini ada 80 juta tanah yang belum bersertifikat artinya bahwa banyak sekali sengketa tanah. Maka dari itu Saya amanahkan ke Kementerian ATR/BPN untuk melakukan pencepatan pendaftaran tanah agar masyarakat bisa memiliki sertifikat tanah tanpa menunggu puluhan tahun,” Ujar Presiden.
Presiden menambahkan bahwa Kementerian ATR/BPN diberikan target PTSL setiap tahunnya. Untuk tahun 2018 ini target PTSL di seluruh Indonesia sebanyak 7 juta bidang tanah.
Presiden berpesan, “Kalau punya sertifikat tolong diberi plastik. Kalau gentengnya bocor sertifikatnya aman, juga difotokopi dan ditaruh di lemari yang berbeda. Kalau sertifikatnya hilang, ngurusnya ke BPN akan mudah,” Pesan Presiden.
Di akhir sambutannya, Presiden mengungkapkan rasa terima kasih kepada jajaran Pemerintah yang turut menyukseskan kegiatan ini. “Saya sangat berterima kasih kepada Menteri ATR/BPN, Kanwil BPN, Kantor BPN, Ibu Bupati yang telah membantu sehingga sertipikat ini bisa sampai kepada masyarakat, ” Ungkap Presiden.
Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil melaporkan bahwa pada hari itu hadir bersama bapak Presiden sekitar 3.000 masyarakat Kabupaten Tegal. Jumlah sertifikat yang akan dibagikan di Kabupaten Tegal tahun ini 45.000 bidang.
Pada Tahun 2018 ini Provinsi Jawa Tengah mendapatkan target penyelesaian PTSL sebanyak 1.200.000 bidang tetapi dengan optimalisasi dan Kerja Sama dengan Pemerintah Daerah target tersebut menjadi 1.212.979 bidang. “Insya Allah seluruh bidang tanah di Jawa Tengah akan kami selesaikan pada tahun 2023,” Ujar Sofyan A. Djalil. (Oscar/GR)
Sumber:Humas Kementerian ATR /BPN



