MEDIA PURNA POLRI,TTS- Polres Timor Tengah Selatan (TTS) melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) berhasil melakukan penangkapan terhadap DS (38), tersangka pengiriman TKI Ilegal ke Daerah Medan dan Luar Negeri.

Melalui jaringan Whatsapp nya Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, S.H, MH kepada media ini menyatakan bahwa, Pada hari Selasa tanggal 9 Oktober 2018 pukul 17.00 Wita di bawah Pimpinan KBO Sat Reskrim IPda Aviandrie Maliki, Katim TPPO Bripka Rudy Soik dan Anggota Buser Polres TTS telah melakukan penangkapan terhadap Tersangka DS (38) di Oesao yg diduga telah mengirim Korban FS (19) asal Desa Mauleum Kec. Amanuban Timur, kabupaten TTS ke Medan tanpa dilengkapi dokumen.

“Korban FS diantar oleh Tersangka PT yang menawarkan untuk bekerja di Malaysia yang dibawa ke Tersangka DS,” tersangka DS baru saja bebas pada bulan februari 2018 terlibat dalam kasus TPPO dan di putuskan 5 tahun penjara, namun setelah bebas kembali terjun ke bisnis perdagangan orang .

Untuk diketahui setelah sampai di medan korban FS dan kawan kawannya ditampung disalah satu rumah penampungan akan tetapi Korban FS dan satu kawannya berhasil melarikan diri menuju Gereja Katholik Kota Medan dan ditampung di Gereja tersebut sebelum dijemput oleh Wakil Gubernur NTT Yosef Nai Soi.

Kedua Tersangka dijerat dengan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 10 dan Pasal 19 UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dengan ancaman pidana minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun, Pungkas Jamari.

(Oscar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini