MEDIA PURNA POLRI,TANJAB TIMUR- Pasca ditabraknya jembatan Muara Sabak oleh tag bout Cipta Moda II bebarapa tahun lalu sehingga dikhawatirkan akan terjadinya tabah pada jembatan tersebut.
Setiap hari telah terjadi kemiringan penggeseran pada segmen jembatan sehingga membuat Wabup Tanjab Timur H Robby Nahliansyah turun langsung meninjau kelokasi jembatan didampingi oleh Asisten II Tanjab Timur Agu Sadikin,Plt Dinas PUPR Tanjab Timur Drs Syahril ,Kabid Pengairan Deddy Novrianika.ST.MM.,Kadis Perhubungan Ir Yan Rizal diwakili Rizaldi selaku Kabid Jalan Darat, Kasad Pol Pp Partadi Kusuma, Camat Sabak Timur Zulfaisal.S.Ap,langsung meninjau kondisi jembatan Jum’at 7 September 2018.
Wabup Tanjab Timur ,H Robby Nahliansyah saat dikonfirmasi awak media mengatakan “kawan-kawan kan sudah melihat kondisi jembatan saat ini ada penggeseran lagi ditengah badan jembatan Muara Sabak.
Kita berharap tidak terjadi apa apa, tapi penanganan secara tekhnisnya tetap akan kita lakukan salah satunya adalah buka tutup jalan ini, pembangunan Pemerintah Daerah kan juga ada kalau kita tutup jalan ini secara keseluruhan akan berimbas pada macetnya pembangunan Pemerintah Daerah,Kata Wabup.
Lanjutnya ,jadi jangka pendeknya kita lakukan adalah pakai sistem buka tutup dalam satu atau dua hari ini akan segera kita lakukan sambil kita berkoirdinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat seperti apa penanganannya kedepan,Kata Wabup.
Nanti juga akan ada piket yang akan kita terapkan yaitu Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang akan mengatur arus lalu lintas di jembatan ini,Ungkap nya.
Lanjutnya penggeseran jembatan ini yang terjadi saat ini, Wabup tidak mengetahui secara pasti beberapa panjang nya,namun Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur tetap akan segera memperbaikinya dengan segera.
Untuk penanganan dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur di tahun anggaran 2019 belum ada , karena hari ini kan status jembatan masih dalam upaya hukum.
Makanya kita susah untuk menganggarkan karena kita takutnya nanti salah ,kita tunggu dulu bagaimana status hukumnya begitu sudah final kita tidak bisa melakukan anggaran lagi di APBD kita,Ujar Wabup.
Hal ini juga disampaikan Plt Dinas PUPR Tanjab Timur melalui Kabid Pengairan Deddy Novrianika menjelaskan waktu pasca ditabraknya jembatan ini sagmen nya renggang kurang lebih 40 cm, kondisi saat ini setelah dikrischeck kembali kemiringan dan penggeserannya tiap harinya bertambah dan ini kalau tidak ada penanganan secepatnya maka jembatan ini dikwatirkan akan berakibat fatal,Jelas Deddy.
Jembatan Muara Sabak ditabrak oleh kapal tag bout Cipta Moda II pemilik bernama Toni Daud yang menarik tongkang bermuatan CPO 3.600 ton dari Jambi menuju Dumai Riau,kejadian nya tanggal 27 Nopember 2014 sekitar pukul 20.30 wib.
Lanjunya, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur minta kerugian perbaikan kepada Toni Daud selaku pemilik PT.Sumber Cipta Moda sebesar Rp.21,6 miliyar .berdasarkan Estimasi dari Kementerian PUPR yang turun setelah melakukan pengecekan pada jembatan Muara Sabak .(Herwanto)



