MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Peristiwa penembakan 2 anggota PJR merupakan motif dendam yang sedang didalami kasus pengembangannya, satu dari anggota PJR meninggal dunia saat perawatan di RS Kramat Jati.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyatakan pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku penembakan dua anggota PJR di Tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat. Menurutnya, motif aksi tersebut adalah balas dendam.

“Kenapa dia melakukan itu motifnya pun sudah tahu. Yaitu mertuanya ditangkap. Mertuanya juga anggota JAD ditangkap duluan sebulan yang lalu. Jadi mungkin dia balas dendam,” Ucap Kapolri Jendral Tito di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2018).

Diketahuinya identitas pelaku, karena ada dua orang pelaku yang terkena tembakan anggota polisi tersebut dan langsung melarikan diri ke RS Slawi untuk menjalani tindakan medis dengan mengaku sebagai anggota Polri.

“Yang bersangkutan menurut dokter pada waktu di RS Slawi juga cukup parah. Darahnya juga banyak keluar, kena di bagian perut dan kemudian tensinya saat itu sudah drop ke 72. Mungkin juga sudah meninggal, kita enggak tahu,” Tambah Kapolri Jendral Tito.

Untuk itu, Kapolri memerintahkan 100 anggota Polri untuk melakukan pengejaran. Seluruh latar belakang pelaku mulai dari kediaman hingga silsilah keluarga pun telah terpetakan.

“Jadi pada saat anggota ini menegur supaya dia tidak di tengah jalan, langsung ditembak anggota kita. Dua orang kena dan anggota kita langsung membalas juga. Setelah itu mereka tertembak juga. Satu dari anggota kita gugur setelah menjalani perawatan di RS Kramat Jati.” Jelas Kapolri Jendral Tito.

(Willy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini