MEDIA PURNA POLRI,TERNATE – Seorang warga di Kelurahan Tobololo, Kecamatan Ternate Pulau, Provinsi Maluku Utara (MALUT) atas nama Lut Karim (25) tewas gantung diri di pohon nangka pada Kamis (23/8/2018) sekitar pukul 00:15 Wit.

Informasi yang dihimpun Mediapurnapolri.net, Kejadian berawal sekitar pukul 20.30 Wit.

Saat terjadi adu mulut antara korban dan adik perempuannya bernama Sakila (23), Korban ingin menggunakan Hp milik adiknya. Namun tidak dipinjamkan, Korbanpun memaksa mengambil lalu menggunakannya.

Hal itu kemudian dilerai oleh ibu mereka (Sara Majid) dengan cara mengambil Hp dari tangan korban dan memasukannya ke dalam saku pakaian daster ibunya.

Namun hal itu, Diduga membuat korban kecewa, Lalu keluar meninggalkan rumah.

“Rasa kecewa, Korban kemudian berjalan keluar dari rumah sambil menendang pintu depan dan berkata “lebih baik saya mati saja”, Kata Kapolsek Ternate Pulau, IPTU Mardiyono saat dikonfirmasi, Kamis (23/8/2018).

Sekitar pukul 22.30 Wit kemudian, Kakak korban bernama Ahmad Karim pulang kerumahnya dan melihat korban sudah tergantung di pohon nangka dengan menggunakan seutas tali berwarna orange yang diikatkan di cabang pohon nangka.

“Melihat hal tersebut kakaknya sempat mengira korban hanya berdiri di depan. Karena depan rumah saat itu sangat gelap,” Kata kapolsek.

Tak lama kakek korban juga keluar rumah dengan maksud memanggil korban, Namun depan rumah sudah ada kakak korban.

Melihat kondisi cucunya, Kakek korban langsung meminta kakak korban mengambil parang untuk memotong tali yang menggantung di leher korban.

“Depan rumah keadaan gelap. Dan orang tua korban tidak tahu korban mengambil tali dan melakukan gantung diri,” Kata Kapolsek lagi.

Begitu diturunkan, Korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat namun nyawanya tidak dapat tertolong.

Pagi tadi sekitar pukul 08.00 Wit, jenazah korban dimakamkan. (MPP/Alan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini