MEDIA PURNA POLRI,TALIABU- Tunjangan Profesi guru (sertifikasi) triwulan pertama (1) tak juga dicairkan oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Parawisata (Dikbudpar) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara membuat ratusan guru menjerit.
Hal ini diakui sejumlah sejumlah sumber yang enggan namanya dipublikasi saat menghubungi wartawan Media ini Kamis (7/6/2010). Menurut mereka, sertifikasi triwulan pertama seharusnya sudah direlisasi pada April 2018 kemarin, dan anggaran tersebut sudah ditransfer ke rekening guru penerima tunjangan sertifikasi namun hingga memasuki awal Juni 2018 belum juga ada tanda-tanda,kata sumber melalui pesan singkat via Whatsapp.
“Sampai saat ini belum merealisasikan tunjangan profesi guru ( sertifikasi ) triwulan 1 ( satu ) yang seharusnya pada bulan April 2018 anggaran tersebut sudah masuk ke rekening guru penerima tunjangan sertifikasi” Keluhnya.
Tidak hanya tunjangan sertifikasi, tunjangan Daerah Terpencil (Dacil) bagi pegawai yang bersatatus honorer pun belum diberikan hingga saat ini. Pasalnya, Diknas diduga hanya memberi Dacil kepada beberapa orang pegawai yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tentunya hal ini menjadi keluhan para honorer yang sebelumnya sudah beberapa kali menerima tunjangam tersebut, tetapi disaat Diknas dinahkodai Asraf Umasugi beberapa Bulan terahir sejumlah tunjangan tak dapat direalisasikan hingga saat ini, Tutur sumber media ini.
Terpisah, Kapala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Parawisata Asraf Umasugi belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini tayang.(Rais)



