MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Mengaku demi kebutuhan menjelang lebaran yang tinggal menghitung hari, dua pria berinisial FO (20) dan JK gelap mata.
Dengan bermodalkan sebilah golok, mereka nekat melakukan aksinya merampok seorang pengemudi taksi online. Namun, Akibatnya, keduanya terpaksa harus berurusan dengan aparat Kepolisian Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat.
Aksi itu terbongkar setelah korban melaporkan ke Mapolsek Palmerah. FO pun diciduk Unit Reskrim Polsek Palmerah saat mencoba menjual barang curiannya. Sementara JK berhasil melarikan diri dan jadi buruan Polisi.
Kapolsek Palmerah, Kompol Aryono mengungkapkan, kejadian ini bermula saat korban (Reja Indra) mendapatkan orderan dari kawasan Jati Baru menuju Tomang pada Selasa (22/05) pagi lalu.
Saat ditengah jalan, kedua pelaku meminta untuk diantarkan ke kawasan Kota Bambu Selatan, Palmerah dengan alasan pamit ke orang tua. Akan tetapi pelaku malah mengajak korban ke tempat sepi kemudian mengayunkan goloknya ke leher korban.
Dalam kondisi ketakutan, korban tak berdaya. Harta bendanya pun dengan mudah dilucuti oleh para pelaku, mulai uang hasil menarik, ponsel dan klik bca.
“Korban kemudian langsung melapor, hari itu juga pelaku langsung kami buru,”Ungkap Aryono, Selasa (29/05/18).
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Afrizal menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, Ia langsung memburu pelaku dengan menyisir lokasi dan mendapati FO saat hendak menjual barang curian.

“Ia tak berkutik ketika kami meringkusnya di lokasi,” Ucap Afrizal.
Kini selain masih melakukan pemeriksaan terhadap FO, Polisi tengah memburu JK yang diduga masih berada di Jakarta.
FO sendiri mengakui, dirinya nekat merampok karena mengumpulkan uang untuk lebaran nanti. Tingginya kebutuhan ditambah lagi ia tidak memiliki pekerjaan membuat dirinya gelap mata.
“Dari keterangannya, uang hasil merampok untuk di tabung buat lebaran nanti, namun apapun alasannya tetap saja tidak dibenarkan,”Katanya menyudahi. (Indra)



