MEDIA PURNA POLRI,NISEL- Bupati Nias Selatan, mengusulkan Wilayah Kepulauan Batu menjadi Daerah Otom Baru (DOB) yakni Kabupaten Kepulauan Batu, hasil pemekaran dari Kabupaten Induk Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara.

Surat usulan itu telah disampaikan kepada Gubenur Sumatera pada tanggal 21 Mei 2018, kata sumber itu sambil menyodorkan copy surat keputusan itu kepada wartawan media ini.

Wilayah Kepulauan Batu yang diusulkan menjadi DOB terdiri dari 101 Pulau-pulau kecil, melingkup 7 Kecamatan, 84 Desa serta 1 Kelurahan. Nama Kecamatan yang bergabung yaitu : 1.Kecamatan PP. Batu, 2. Kecamatan PP. Batu Barat, 3. Kecamatan PP. Batu Timur, 4. Kecamatan PP. Batu Utara, 5. Kecamatan Simuk, 6. Kecamatan Tanah Masa dan 7. Hibala.
Masyarakat Kepulauan Batu berterima kasih kepada Tuhan Yang Esa, Bupati Nias Selatan dan kepada Panitia Pemekaran.

JTerkhusus kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara Panitia Pemekaran Kabupaten Kepulauan Batu, atas kegigihanya dan ketekunannya untuk memperjuangkan pemekaran dimaksud. ujar Berkat Jamili, Bendahara DPC LSM API Kepulauan Batu.

Berbagai pendapat yang berhasil diliput Wartawan Media ini diseputaran Pelabuhan Pulau Tello, dengan dikeluarkanya surat Keputusan Bersama pertanggal 1 Mei 2018, maka surat rekomendasi terdahulu tidak berlaku lagi. Jangan selalu membohongi masyarakat, hanya karena mencari populeritas pribadi, cetus salah seorang mengunjungi di Pelabuhan Pulau Tello saat menjemput keluarganya.

Alasannya, karena salah seorang warga Kepulauan Batu yang mengaku-ngaku Tokoh Masyarakat Kepulauan Batu, membuat pernyataan melalui beberapa media terkemuka di Medan dan Sosmed bahwa rekomendasi yang terdahulu tetap berlaku.

Beberapa Tokoh Masyarakat di Pulau Tello menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memberikan dukungan baik dalam bentuk moril maupun materi kepada Panitia Pemekaran Kepulauan Batu.

Jalan masih jauh yang akan kita lalui, berliku-liku, namun yang pasti langkah pertama sudah selesai, dan langkah kedua surat keputuasan bersama Gubernur dan DPRD Sumut, sebelum menuju Departemen Dalam Negeri di Jakarta.

Harapan masyarakat, supaya Panitia Pemekaran Bekerja secara team, dan membuat pernyataan satu pintu melaui ketua panitia pemekaran atau yang ditunjuk sehingga tidak membinggungkan masyarakat. Masyarakat dapat mengetahui dengan benar kemajuan pemekaran Calon Kabupaten Kepulauan Batu.

Selanjutnya, masyarakat menghimbau warga Kepaulauan Batu dimanapun agar tidak membuat pernyataan pribadi di Sosmed, Media Massa tentang peran pribadinya sehingga SKB terealisasi. Dinyatakan, itu tidak populer dan akan merusak kerja team Panitia Pemekaran untuk mencapai cita-cita kita sebuah DOB Kabupaten Kepulauan Batu, Ia mengakhiri (Ar/Adf).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini