
MEDIA PURNA POLRI,TALIABU- Polres Kepulauan Sula bersama Warga Taliabu merayakan Paskah dan Kenaikan Isa Al Masih, di Desa Mintun, Kecamatan Taliabu Utata, Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara dengan tema yang diangkat,“Paskah dan Kenaikan Menjadikan Polri Hamba Kebenaran, Keadilan dan Kemanusiaan”. kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pulau Taliabu, sejumlah Kapala SKPD, Kapolsek Taliabu Barat, Danramil Bobong, Camat dan para Kepala Desa pada Jumat (18/5/2018), malam tadi.
Bupati Pulau Taliabu, H.Aliong Mus ST, dalam sambutanya, bahwa untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Taliabu khususnya di Taliabu Utara, maka diharapakan para Kepala Desa dan masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing dari orang yang baru datang di Desa.
Bila perlu masyarakat menjadikan siskamling di rumah pribadi sendiri. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan menghindari kejadian seperti yang terjadi di Surabaya juga Riau dan lainnya,Pinta Bupati.
“Kita di Taliabu merupakan salah satu jalur lintas yang menjadi sasaran para teroris melewati dari Sulawesi (Palu) ke Taliabu. Untuk itu saya meminta kepada Pak Kapolres tolong sampaikan ke Pak Kapolda Maluku Utara agar segera membentuk Mako Birmob di Taliabu.,”Harapnya.
Tambah Bupati, mengingat kembali sejarah tahun 1998 suatu tragedi kerusuhan yang yang dimana salah satu daerah mendapat prestasi terbaik bagi seluruh masyarakat Taliabu karena tidak terpengaruh dan tidak terprovokasi dari kejadian tragis saat itu, dan Masyarakat Taliabu hidup rukun dan damai hingga saat ini. bahkan Ia tidak munafikan diri, jelas Aliong di hadapan para Jemaat.

“Saya tidak munafik bahwa didalam diri saya telah terlahir dua darah yakni Islam dan kristen. Untuk kita mengingat kembali sejarah tahun 1998 telah terjadi kerusuhan namun Taliabu lah yang paling aman dan damai. Hal itu menjadi prestasi bagi kita semua, jadi jangan gampang terpengaruh, Tutur orang nomor satu di Taliabu ini.
Selain itu, Kapolres Kepulauan Sula, AKPB Jan W.i Makatita S.IK, juga menyampaikan, setelah dianalisa kejadian di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Sulawesi Tengah (Poso). Tidak menutup kemungkinan mereka tidak masuk melewati Poso maka Taliabu yang menjadi target. Hal ini bisa saja terjadi karena wilayah geografis Taliabu-Sulawesi sangat berdekatan, Katannya.
“Saya minta tolong di Pak Kepala Desa, Babinkamtibmas, Babinsa kalau melihat orang-orang yang tidak mau bergaul dengan saudara-saudara kita disini (Desa red), langssung ambil tindakan saja. Tidak usah lagi tinggal di Desa kalau tidak mau bergaul dengan warga Desa,” Tegas orang nomor satu di Polres Kepualaun Sula-Taliabu ini. (Rais)



