MEDIA PURNA POLRI,TALIABU- Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara mengehentikan proses tindak lanjuti kasus dugaan tindak pidana dugaan politik uang Pilkada 2018 karena tidak mencukupi alat bukti.

Berdasarkan Surat hasil kajian nomor 05/TM/PG/Kab/32.10/III/2018, Maka temuan atau laporan tersebut tidak memenuhi unsur pelanggaran. Oleh karena itu, Forum penegakan hukum terpadu diantarannya Panwaslu, Polisi dan Kejaksaan ini telah menghentikan proses penanganan tindak pidana pemilihan karena tidak mencukupi bukti. Surat tersebut diumumkan pada tanggal 28 Maret 2018 yang ditanda tangani oleh ketua Panwaslu Pulau Taliabu Adidas La Tea.
Sebelumnya Gakkumdu bertempat di Sekretariat Panwaslu di Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, Pultab menerima laporan atau temuan terkait dugaan tindak pidana pemilu, Yang melibatkan Muhaimin Syarif, Selaku ketua Tim pemenang Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara KH.Abdul Gani Kasuba dan Ir. Yasin Ali (AGK-YA) Kabupaten Pulau Taliabu ini, Diduga melakukan saweran atau hambur uang di ibu-ibu ronggeng gala pada saat penjemputan AGK dalam rangka kampanye menyampaikan visi-misi ke warga Desa Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Pultab beberapa hari lalu. (Rais Uter)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini