Media Purna Polri, Kaltara– Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tarakan yang setiap tahun kian menipis, Tidak hanya di dunia olahraga tetapi juga berimbas pada kondisi fasilitas umum yakni Stadion Datu Adil yang terlihat kurang perawatan.
Salah seorang pengujung, Leandi (23) mengeluhkan kondisi fasilitas dan lingkungan stadion terbesar di Kaltara itu. Mulai dari drainase yang kini dipenuhi dengan sampah.
“Sangat disayangkan, Fasilitas umum terbesar dan menjadi ikon Kota Tarakan harus sekotor ini. Karena setiap beberapa minggu sekali saya berolahraga di sini (Stadion Datu Adil) kondisinya masih sama”, Jelasnya, Kamis sore (22/03/2018).
Saat ini kondisi Stadion Datu Adil terkhusus di bagian track berlari di halaman stadion mengalami beberapa kerusakan lantai pavling yang banyak terlepas dan berlubang sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang berolahraga. Terlihat beberapa kanopi stand yang berada lingkaran Stadion Datu Adil banyak yang mengalami kerusakan, Munawar (29) salah satu pengguna Stadion Datu Adil juga mengeluhkan hal yang sama.
“Seharusnya masyarakat juga wajib menjaga fasilitas umum ini jangan membuang sampah sembarangan karena sarana ini juga kita gunakan bersama, Saya juga meminta kepada Pemerintah daerah khususnya Kota Tarakan agar memperhatikan sarana umum ini karena hampir beberapa kegiatan di Tarakan pasti menggunakan Stadion ini untuk melaksanakan kegiatan”, Ungkapnya.
Ketua Harian KONI Tarakan Sulis Krisbowo menjelaskan, “Kondisi yang dialami KONI sebenarnya tidak hanya diperhatikan oleh KONI saja, Namun semua unsur yang terkait terlebih untuk perawatan Stadion tersebut”, Tutupnya.
(Muh.Nafsir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini