MPP,Jakarta- Selasa 13/03/2018 Tim satuan tugas Cyber Crime Polda Metro Jaya melakukan pengungkapan perkara terhadap dugaan melakukan akses secara tidak sah pada sistem elektronik milik orang lain.

Kemajuan dunia elektronik saat ini menjadi salah satu peluang kejahatan bagi para hacker yang tidak bertanggung jawab hal tersebut diungkapkannya oleh Kabid Humas Kombes Argo.

“Para tersangka melakukan hack terhadap sistem elektronik korban, Kemudian mengirimkan email kepada korban yang mengharuskan untuk membayar sejumlah besar uang dan pembayaran dilakukan melalui akun paypal atau akun bitcoin, Jika korban tidak melakukan pembayaran maka kelompok ini akan menghancurkan system korban” Jelas Kabid Humas Kombes Argo.

“Setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih dua bulan tim Satgas Cyber PMJ menemukan adanya dugaan bahwa akses ilegal tersebut dilakukan oleh sekelompok hacker yang berada di Surabaya dan menamakan diri mereka sebagai SBH (Surabaya Black Hat)” Tambah Kombes Argo.

“Berdasarkan barang bukti yang sudah dimiliki oleh penyidik kelompok ini sudah bekerja terhadap 3000 sistem elektronik di seluruh Negara termasuk Indonesia dan 43 Negara lainnya, Berdasarkan pengakuan para tersangka pendapatan yang mereka dapat dari hasil kejahatan selama tahun 2017 berkisar 50 Juta – 200 Juta” Ungkap Kombes Argo.

Para tersangka dikenakan pasal 29 ayat (2) jo pasal 45B, pasal 30 jo pasal 46, pasal 32 jo pasal 48 Undang-undang RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No.11 tahun 2008 tentang informasi transaksi elektronik dengan ancaman kurungan 8 Tahun – 12 Tahun Penjara.

(Willy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini