
MEDIA PURNA POLRI,SUMATERA UTARA- Kecelakaan terjadi di dusun Mesjid I Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam Deli Serdang Sumatera Utara dialami Nurul Friska Ananda (10) pada Sabtu 21/03/2020 sekira pukul 08.00 wib.
Ketika Nurul bersama dua saudara sepupunya hendak pergi ke rumah Bunda Waty yang berjarak sekira 15 meter dari tempat tinggalnya yang melintasi poros jalan yang berseberangan , ketika Nurul hendak menyeberang jalan tiba-tiba muncul sepeda motor bernomor polisi BK 3226 xxx merk Vixion warna Hitam yang di kendarai oleh Deni diketahui Siswa SMK Negeri 1 Beringin kelas XII Akomodasi Perhotelan Beringin Deli Serdang ketika hendak menuju kesekolah karena sedang ujian nasional untuk kelulusan tiba-tiba menabrak sehingga mengakibatkan luka di wajah, dada, kaki, bibir, pinggang serta sebanyak empat gigi depan mengalami patah pada korban.
Menurut keterangan Suwandi kakek korban Pada hari Sabtu sekira pukul 08.00 wib kami dikejutkan adanya kecelakaan tepatnya di jalan depan rumah kami, lebih histeris lagi kesedihan dan air mata ini tiba-tiba tanpa sengaja menetes karena kecelakaan dialami oleh cucu saya si Nurul, seketika itu juga Nurul langsung kami bawa ke perawat terdekat namun menurut perawat Nurul harus di tangani oleh dokter rumah sakit , selanjutnya Nurul dirawat pada rumah sakit Sari Mutiara Lubukpakam untuk di tangani lebih instesif lagi.
Kekuatiran dan merasa tidak nyaman di hari Minggu 22/03/2020 keluarga korban merasakan sedih dengan ucapan orang tua Deni pelaku kecelakaan yang mengatakan tentang segala biaya perobatan menurutnya tidak di bebankan sepenuhnya pada keluarga Deni yakni hanya 50 persen saja , bahkan keluarga Nurul memohon agar korban segera di scanning untuk mengetahui keadaan kesehatan yang orang awam tidak mengetahuinya apakah ada yang mengkuatirkan atau tidak , tetapi ibu kandung Deni (pelaku) menjawab dengan nada tinggi seakan merendahkan keluarga kami dengan ucapan kata ” BIAYA SCANNING APA KALIAN ADA UANG SIAPA YANG BAYAR ” sehingga keinginan scanning belum dapat dilakukan, rasa sedih dan kecewa semakin dalam akhirnya Nurul hanya di rawat di Rumah Sakit Sari Mutiara atas permintaan sendiri karena keterbatasan biaya pelaku merasa takut dan keberatan atas beban biaya yang semakin membengkak maka Nurul keluar dari rawatan rumah sakit kembali kerumah dalam kondisi belum sembuh, jelasnya.
Masih keterangan Suwandi kakek Korban Hari ini Minggu 22/03/2020 sekira pukul 19.30 wib korban (Nurul) terpaksa kami masukan ke rumah sakit umum Deli Serdang karena kondisinya sungguh mengkuatirkan selain lukanya harus di rawat kini keluhannya rasa sakit yang tinggi di daerah tulang rusuk sebelah kanan dan perutnya karena Nurul pada saat itu selain di tabrak juga tertimpah beban sepeda motor diatas tubuhnya, harapan kami kepada orang tua Deni semoga terbuka niat baiknya untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan oleh anaknya kepada cucu kami apalagi kami saling mengenal dan bersahabat mengapa tega kepada cucu kami yang saat ini sedang berjuang mempertahankan nyawanya ,Pintanya.
Media Purna Polri lakukan konfirmasi kepada orang tua pelaku berinisial “J” diketahui sebagai Aparat Negara Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di kecamatan Beringin via handphone nomor 08126597**** telephone di terima namun ketika disebutkan namanya beliau menjawab ” Maaf salah sambung ” komunikasi terputus dan awak media tidak dapat melakukan konfirmasi lebih lanjut. ( Syahrul Anwar )



