Media Purna Polri,  Kalbar – Bupati Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) H. Muda Mahendrawan, S.H melantik 60 Kepala Desa priode 2019-2025 yang tersebar di 9 Kecamatan yang berlangsung di Gardenia Resort and Spa, Selasa (17/12/2019), yang mana pelantikan Kepala Desa ini merupakan hasil dari Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Strentak yang digelar Sabtu (16/11/2019).

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, 60 Kepala Desa yang dilantik ini merupakan bagian dari menjalankan praktek bemegara yang harus mampu memberikan pelayanan yang hams bisa sampai langsung ke masyarakat yang tersebar di 60 Desa di 9 Kecamatan dan saat ini sudah terdapat 123 Desa dan 400 lebih Dusun serta hampir 3000 lebih RT. Tentunya ini harus menjadi pekerjaan utama bagi Kepala Desa.
“Dari awal kita membentuk daerah ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai generasi pertama Kabupaten Kubu Raya dan saat ini sudah 12 tahun berjalan, tentulah suatu hal yang berat karena PR masih banyak buat kita semua. Tentunya selama ini sudah banyak kemajuan yang terjadi, namun di sisi lain masih banyak juga tantangan yang belum kita selesaikan dan kita hams menjalankan amanah kita dengan sungguh-sungguh. Untuk itu, saya berharap kepada 60 Kepala Desa ini agar dapat bekerja melayani masyarakat dan bukan untuk dilayani masyarakat. Pemilihan Kepala Dena (Pilkades) serentak yang dilakukan 60 Desa pada 16 November 2019 lalu, Alhamduhllah semuanya beljalan dengan baik dan lancer serta demokratis yang merupakan sejarah bagi Kabupaten Kubu Raya menyelenggarakan hampir separuh jumlah Desa di daerah ini. Tentu kualias Demokratis akan menentukan dan menjadi gambaran bagaimana tata pemerintahan yang balk yang mudah-mudahan kedepannya jauh lebih berkualitas” Kepala Desa di Gardenia Resort and Spa, Selasa (17/12/2019)
Bupati Muda menuturkan, saat ini sudah memasuki era Descruption, era yang serba cepat dan revolusi industri sudah mulai masuk ke 5.0 dengan sistem informasi yang cepat tentulah menuntut semuanya untuk lebih cepat dalam berbagai hal dan hendaknya Kepala Desa hams menjadi pemimpin dan bukan sekedar penguasa, maka Bupati berharap kepada seluruh Kepala Desa untuk slap dan merespon lebih cepat berbagai dinamika yang terjadi di masing-masing Desa.
“Undang-undang Desa yang tertuang puluhan tahun lalu dan dikeluarkan pada tahun 2014 oleh para pakar dan akademisi dari kampus-kampus semua itu merupakan perjalan panjang untuk bagaimana mengakui keberadaan Desa itu dan tatanan pemerintahan Desa bukan sekedar kemungkinan, karena dulu Desa itu tidak bisa mengambil kebijakan-kebijakan sendiri dan tidak bisa menentukan arah kebijakan sendiri karena semuanya harus tergantung pada Pemerintahan Supra Desa yaitu Pemerintahan di atasnya sampai ke pusat dan kewenangannya dibatasi administratif dan Desa hanya bisa menerima apa yang diusulkan dan apa yang dituntut dan sebatas menjalankan saja. Namun dengan lahimya Undang-undang Desa ini, ada kewenangan dari Desa yang diberikan Pemerintah Pusat”.
Orang nomor satu di Kubu Raya ini mengharapkan agar semua Kepala Desa bisa bersama-sama Pemerintah Daerah untuk serang berbagai problem di masyarakat, agar ada percepatan perbaikan di semua sektor. Sehingga semuanya bisa dilayanai dengan baik dan prima.
“Saya meminta kepada semua Kepala Desa yang bersentuhan langsung dengan warganya untuk bersama-sama kita serang dengan sistem kepung bakul. Saya menyerang dari atasnya dan Kepala Desa yang menyerang dari bawahnya dan tidak usah terlalu banyak gambaran. Mari kita serang agar ibu-ibu sehat, serang agar keluarga sehat, serang kurangi pengangguran, serang agar tidak ada narkoba di Desa kita, seriang pendidikan lebih baik, seriang agar kualitas kesehatan lebih maksimal sehingga tidak ada lagi cerita anak putus sekolah, anak kurang gizi, Ibu hamil yang meninggal, kita serang untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi/Balita (AKB), kita serang agar tidak ada lagi stunting, kita serang agar semua rumah tangga bisa hidup bahagia. Sebagaimana sesuai dengan Visi Kubu Raya yaitu Bahagia. Sehingga arah kerja percepatan kita jelas”, paparnya. (WH/MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini